190 Hektar Padi Siap Panen Terendam

Sumber:Kompas - 15 Maret 2013
Kategori:Banjir di Luar Jakarta
Bojonegoro, Kompas - Sebanyak 25 rumah warga dan 190 hektar tanaman padi siap panen tergenang akibat meluapnya Kali Kleco di Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (14/3).

Kali Kleco yang berhulu di Desa Bluluk, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, meluap akibat hujan deras dalam tiga hari terakhir.

Camat Kepohbaru, Arwan, mengatakan, luapan sungai itu juga menggenangi jalan poros kecamatan antara Desa Pohwates dan Desa Sumbergede. Tinggi genangan air mencapai 50 sentimeter.

Air tidak bisa mengalir lancar karena di wilayah Sumberrejo dan Kanor banyak sumbatan di saluran air. Camat Kanor, Dharmawan, mengatakan, pihaknya sudah mengeruk sampah menggunakan kendaraan alat berat agar air tidak meluap ke rumah warga. Air lambat surut karena posisi debit air Bengawan Solo juga tinggi meskipun tidak siaga.

Di Kabupaten Gresik, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan papan reklame besar yang melintang di Jalan Veteran nyaris ambruk. Reklame itu dilepas sementara daripada membahayakan pengguna jalan.

Hujan deras juga membuat sejumlah ruas jalan seperti Kartini, Dr Wahidin Sudiro Husodo, KH Samanhudi, dan Kapten Dulasim tergenang air. Normalisasi saluran air tidak optimal.

Ketua lembaga swadaya masyarakat Forum Kota Gresik, Musa Amar, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gresik harus mengevaluasi secara total keberadaan papan reklame, bando, dan sejenisnya.

Longsor

Longsor di 21 titik sepanjang jalur menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, hingga Kamis kemarin belum bisa diatasi.

”Sampai sekarang jalan belum bisa ditembus kendaraan roda dua dan roda empat. Hanya motor trail yang bisa. Itu pun pengendaranya harus kuat agar bisa menembus jalur berbatu bercampur tanah liat basah yang sangat licin,” ujar Ngastain, Kepala Desa Taji, Kamis.

Ngastain mengatakan, saat ini alat berat sudah dikerahkan untuk membuka akses jalan dari Malang menuju Desa Taji. ”Buldoser masih mampu membersihkan setengahnya. Sisanya mungkin bisa selesai besok. Diharapkan Jumat sore, jalur sudah bisa dibuka dan bantuan bisa masuk,” ujarnya.

Zainal Abidin, petugas PMI Kabupaten Malang, mengatakan, bantuan hingga Kamis masih ditempatkan di rumah perangkat desa di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung. ”Saat ini fokus utama adalah membuka jalan. Kalau jalan sudah bisa ditembus, bantuan bahan pokok akan segera didistribusikan,” ucapnya.

Meski jalur belum bisa ditembus, ketersediaan pangan bagi 364 keluarga di Desa Taji dipastikan aman. ”Persediaan jagung dan singkong cukup banyak di desa ini sehingga soal pangan dalam beberapa hari ini masih aman,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang Bagyo Setiono. (DIA/ACI)

Post Date : 15 Maret 2013