Sanitasi dan Konsultasi Publik Buku Putih SSK Ambon

Sumber:beritamaluku.com - 21 Mei 2013
Kategori:Sanitasi

Pembangunan sanitasi merupakan salah satu aspek yang didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Ambon. Itu disebabkan sanitasi erat kaitannya dengan seluruh aktivitas keseharian warga. Namun, hal itu acap kali dianggap biasa-biasa saja, padahal sanitasi yang baik dan berkualitas akan sangat mendorong peningkatan derajat kesehatan.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan perilaku hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga dan sekolah seperti mencuci tangan dengan sabun, membuang sampah pada tempat yang benar, penggunaan toilet yang bersih dan sehat dengan sistem pengolahan limbah yang benar merupakan dambaan mewujudkan sanitasi yang berkualitas dalam aktivitas keseharian masyarakat dan para pemangku kepentingan.

’’Harapan mewujudkan sanitasi berkualitas di Ambon akan sebatas harapan jika kita tidak mulai dari sekarang. Langkah awal yang Pemkot lakukan adalah mengkaji seluruh kondisi sanitasi di kota ini, baik melalui data sekunder maupun melalui survey dan study environmental health rick assessment (EHRA) di 50 desa/kelurahan/negeri se kota ini pada 2012,’’ kata wali kota dalam sambutan tertulisnya.

Menurut Wali Kota, seluruh hasil kajian itu dirampungkan dan dituangkan dalam Buku Putih Sanitasi Ambon yang saat ini, yaitu menggambarkan profil sanitasi Ambon di lingkup perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan promosi hygiene. Pengelolaan air limbah domestik, pengelolaan persampahan, drainase lingkungan, dan pengelolaan komponen terkait sanitasi.

 Buku Putih dan Strategi Sanitasi Kota (SSK) Ambon secara substansi telah disusun kelompok kerja (Pokja) air minum dan penyehatan lingkungan (AMPL) Ambon yang difasilitasi Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH). ’’IUWASH merupakan lembaga yang dibiayai pemerintah Amerika melalui United States Agency For International Development (USAID) yang telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pemkot Ambon untuk meningkatkan akses di bidang air minum dan sanitasi atau penyehatan lingkungan bagi masyarakat Ambon pada 7 September 2011 lalu,’’ paparnya. 

Menurut Wali Kota, IUWASH bermaksud membantu Pemkot Ambon dalam peningkatan pelayanan di bidang air minum dan sanitasi dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang baik, serta partisipasi masyarakat. ’’Hal ini sejalan dengan visi Pemkot Ambon 2011-2016 untuk mewujudkan Ambon yang maju, mandiri, religius, lestari dan harmonis berbasis masyarakat. Sekaligus mewujudkan visi pembangunan sanitasi di Ambon mulai tahun ini hingga 2017 nanti, yakni Ambon dengan layanan sanitasi yang berkualitas, dan berkelanjutan berbasis masyarakat,’’ jabarnya. 



Post Date : 23 Mei 2013