Target Layanan 100%, PDAM Malang Siapkan Dana Rp19 Miliar

Sumber:bisnis.com - 20 Agustus 2014
Kategori:Air Minum

PDAM Kota Malang, Jawa Timur, menargetkan cakupanan layanan air layak minum mencapai 100% pada akhir 2014 dengan menyiapkan investasi Rp19 miliar.

Direktur Teknik PDAM Kota Malang Teguh Cahyono mengatakan saat ini cakupan pasokan air layak minum ke pelanggan sudah mencapai 70% dari 130.000 satuan sambungan rumah (SR).

“Kami tengah mengerjakan perbaikan dan memperbesar sistem distribusi air agar kualitas dan kuantitas air ke pelanggan bisa lebih baik,” kata Teguh Cahyono di Malang, Rabu (20/8/2014).

Pengerjaan perbaikan dan memberpesar sistem distribusi air dilakukann dengan penambahan pipa sekitar 10 kmn , pembangunan bak monitoring air, serta tandon air.

Dengan adanya tgan don baru nanti, maka ada kapasitas tandon bertambah 1.500 m³, sedangkan kondisi eksisting sebanyak 21.000 m³.

Kawasan-kawasan yang belum terjangkau layanan air bersih, terutama daerah pinggiran seperti di kawasan Kec. Kedungkandang dan Kec. Sukun.

Di Kec. Kedungkandang, masih sektiar 40% wilayah yang belum terlayani air siap minum, sedangkian di Kec. Sukun lebih kecil, yakni 30%.

Dengan terlayaninya pelanggan dengan air siap minum, kata Teguh, ada dua keuntungan yang mereka, yakni pasokan air yang berkualitas dan tekanan air yang kuat.

Tekanan air pelanggan PDAM bisa mencapai 5 meter sehingga mencukupi untuk memasok air ke rumah berlantai dua, tanpa harus menggunakan tandon maupun mesin pompa air.

“Syaratnya tidak menggunakan shower untuk rumah yang dilantai dua. Kalau menggunakan shower, tekanan air masih kurang,” katanya.

Dengan debit air yang dimiliki PDAM Kotya Malang 1.300 liter/detik, mencukupi untuk memasok kebutuhan air minum sekitar 142.000 SR dengan kualitas dan tekanan yang kuat.

Saat ini, jumlah pelanggan PDAM Kota Malang sudah mencapai 130.000 SR dan sampai akhir tahun ini diproyeksikan bertambah menjadi 142.000 SR.

Dengan demikian, maka ada tambahan pelanggan baru sebanyak 12.000 SR, sedangkan sampai saat ini sudah ada tambahan 6.000 SR.

Dari total tambahan pelanggan baru sebanyak 12.000 SR, 80% diproyeksikan untuk pelanggan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Karena itulah, biaya pendaftaran pasang baru PDAM akan disubsidi menjadi hanya Rp500.000 dari biaya normal sebesar Rp2,5 juta.

Subsidi itu dimungkinkan dengan adanya bantuan hibah dari Australian Agency for International Development ( AusAID) lembaga Pemerintah Australia yang bertanggung jawab mengelola program bantuan Australia di Indonesia sebesar Rp26 miliar untuk membantu pemasangan 9.600 sambungan rumah (SR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Saat ini cakupan pelanggan PDAM Kota Malang sudah mencapai 72%,” ucapnya.



Post Date : 21 Agustus 2014