Wabah Diare Mengganas di NTT, 41 Orang Tewas

Sumber:Detikcom - 10 Februari 2005
Kategori:Sanitasi
detikcom - Kupang, Wabah diare semakin mengganas di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah korban yang tewas hingga kini mencapai 41 orang.

Di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dalam sepekan terakhir jumlah korban tewas sebanyak empat orang dan lebih dari 80 penderita dalam perawatan. Ke-empat korban tewas yakni Arnoldus Atu (4), Paulino Kopong Olin (18), Ricardus W Ata (35) dan Katharina Kewa (31). Sementara keseluruhan korban tewas di Nusa Tenggara Timur dalam empat bulan terakhir mencapai 41 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Lembata, dr. Jhoni Lao yang dihubungi melalui saluran telepon, Minggu (13/2) mengatakan telah mengirimkan tim medis dan tiga orang dokter untuk memberikan pelayanan kepada korban. "Selain tim medis, Dinas Kesehatan juga sudah mendistribusikan obat-obatan dan infus ke beberapa desa yang terserang. Jumlah tenaga medis dan dokter yang sudah diterjunkan sebanyak 20 orang dan akan ditambahkan apabila kasus diare terus mengganas," kata Jhoni.

Sementara itu, catatan detikcom menunjukkan sejak November 2004 - pekan kedua Februari 2005, jumlah korban tewas akibat diare di Nusa Tenggara Timur mencapai 41 orang. Korban terbanyak di Kabupaten Flores Timur yakni 20 orang, Kabupaten Sikka enam orang, Manggarai Barat tiga orang, Belu dua orang, Kabupaten Kupang tiga orang dan Kota Kupang lima orang.

Khusus Flores Timur, jumlah penderita terus bertambah meski korban tewas berhasil ditekan. Hingga Sabtu (13/2) jumlah kasus diare di ujung Timur Flores tersebut mencapai lebih dari 1550 penderita. Menurut hasil uji laboratorium, kebanyakan para korban tertular diare karena mengkonsumsi air yang telah bercampur bakteri ecolli pathogen."Dari lima belas sumber air yang diteliti, seluruhnya telah tercemar," Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur Eduardus Kleruk.

Meluasnya wabah diare di Nusa Tenggara Timur juga disebabkan karena kebiasan warga yang mengkonsumsi air mentah dan kurangnya sanitasi lingkungan. (jon)
Kontributor: Emmy F

Post Date : 10 Februari 2005