Warga Mulai Terserang Diare

Sumber:Suara Merdeka - 04 Januari 2007
Kategori:Sanitasi
KLATEN - Warga Desa Karangasem dan Burikan, Kecamatan Cawas, Klaten mulai terserang diare pascameluapnya Sungai Gamping yang merendam Desa Karangasem, Bendungan dan Nanggulan.

Sejak banjir Kamis (28/12) lalu banyak warga terserang diare, demam dan sakit perut. Bahkan tiga warga Karangasem sempat dicermati intensif oleh Pusat Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (PPKKS) Cawas.

''Banyak warga yang sakit perut, hanya saja langsung bisa diatasi dengan obat tradisional,'' ujar Sekdes Karangasem, Slamet Rabu pagi (3/1).

Gejala awalnya perut sakit dan sering buang air besar. Tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.

Dia tidak berani memastikan apakah itu disebabkan pengaruh banjir atau hanya karena cuaca. Pasalnya setelah banjir air sumur sempat keruh beberapa saat. Namun setelah itu kembali jernih dan enak diminum. Dia sendiri sempat mengalami sakit perut selama sehari. Namun setelah dicarikan daun jambu muda akhirnya sembuh. Sampai kemarin tidak ada warga yang dirawat di rumah sakit.

Tanggul Selesai

Pembenahan tanggul yang jebol kemarin juga sudah selesai. Sejak pukul 09.00 ratusan warga dari Karangasem dan Burikan terjun ke lokasi di selatan desa. Bersama 58 anggota TNI dari Kodim dan Koramil bergotong-royong memasang sak berisi pasir.

Sedangkan dua tanggul lainnya sudah selesai dikerajakan sehari sebelumnya. Tim Pemkab juga sudah melihat lokasi untukmencari pemecahan masalah banjir di Karangasem

Kepala PPKKS Cawas I dokter gigi Sri Harjanti mengatakan dari hasil pengecekan di lapangan sejak tanggal 28-30 memang ditemukan tiga warga yang positif menderita diare. Seorang bayi dan dua orang anak-anak. (H34-67)



Post Date : 04 Januari 2007