Percik 2016



Pedoman Pengukuran Capaian Pembangunan Perumahan Dan Permukinan Berbasis Hasil (Outcome)



Belajar Dari Champions



Buku dongeng KSAN



Buku : Kita Bisa



E-survey SABRT

Aplikasi e-Survey Survey AMPL Berbasis Rumah Tangga


Daftar milis_ampl


Sukabumi Terima Hibah Program Air Minum

26 Mei 2016
Dibaca : 660 kali

Pemerintah Kota Sukabumi mendapat Hibah Daerah Program Air Minum dari Kementerian Keuangan RI. Hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 ini, diterima Walikota Sukabumi Mohamad Muraz belum lama ini. Muraz mengatakan, hibah ini merupakan salah satu strategi pemerintah dalam melakukan percepatan dan penambahan jumlah sambungan rumah baru melalui penerapan Output Based Aid (OBA) atau pemberian hibah berdasarkan kinerja yang terukur.

“Hibah diberikan sebagai upaya mencapai target universal akses seratus persen air minum aman,” kata Muraz.

Dengan diterimanya hibah tersebut, pihaknya diwajibkan melakukan peningkatan akses air minum yang layak melalui pemasangan sambungan rumah. Pemasangan ini nantinya dibiayai terlebih dahulu melalui Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). “Setelah adanya PMP ke PDAM, kami mengajukan dan mencairkan dana hibah. Dengan hibah ini, Pemerintah Kota Sukabumi dapat melakukan peningkatan dan percepatan akses air minum yang layak dan target universal akses seratus persen air minum aman,” ujarnya.

Muraz menambahkan, tahun ini pihaknya akan merealisasikan pembangunan program peningkatan sarana prasarana air bersih serta sanitasi lingkungan di 30 titik se-Kota Sukabumi. “Kami bangun status kesehatan lingkungan 100- 0-100, yakni 100 persen akses air minum, 0 persen pemukiman kumuh serta 100 persen sanitasi yang layak dan baik,” kata Muraz.

Tak hanya Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi juga menerima hibah Program Air Minum. Hibah ini merupakan salah satu upaya pemerintah pusat mendukung pemerintah daerah dalam menyejahterakan rakyat melalui pengadaan penambahan jumlah Sambungan Rumah (SR) baru melalui penerapan output based aid atau berdasarkan kinerja yang terukur,” ujar Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

(*/els/run)

Share