Meskipun Bumi 75% terdiri dari air, tapi hanya kurang dari 1% yang benar merupakan air yang siap digunakan. Krisis air bersih sudah melanda diberbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang mengalami krisis air bersih yang parah. Apa pendapat/solusi anda terhadap permasalahan ini :
Problem serius, tapi tidak ada cara yang tepat untuk mengatasinya. 8 (8.2%)
Penggunaan air secara bijak harus dimulai dari rumah tangga, termasuk pembuatan resapan, penampungan air hujan dan lain-lain 83 (84.7%)
Merupakan Tanggung Jawab Pemerintah. 7 (7.1%)
Tidak Peduli, Krisis air cuma mitos. 0 (0%)
Total Partisipan : 98
category
: events
Malam Penutupan ISSDP “Menuju Era Baru Pembangunan Sanitasi Indonesia”, Jakarta - 4 Februari 2010
Sehubungan dengan berakhirnya pelaksanaan Indonesia Sanitation Sector Development Program (ISSDP), tim pengarah Pembangunan Air Minum dan Sanitasi dengan dukungan Water and Sanitation Program (WSP) – Bank Dunia, pada hari Kamis, tanggal 4 Februari 2010 menyelenggarakan acara penutupan program tersebut di Grand Melia Hotel Jakarta.
Lokakarya Pembentukan Pokja AMPL dan Penyusunan Renstra AMPL Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Ray Centre, 1- 4 Februari 2010
Lokakarya daerah dalam rangka pembentukan Pokja AMPL dan Penyusunan Renstra AMPL kabupaten Nias Selatan, dilaksanakan pada tanggal 1-4 Pebruari 2010 bertempat di Ray Centre Nias Selatan. Lokakarya yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Soliestis P.O. Dachi, SH, M.Hum), yang mewakili Bupati Nias Selatan diikuti oleh 17 orang peserta yang berasal dari dinas/SKPD Bappeda, dinas kesehatan, dinas Pendidikan, Kimpraswil, Bag. Pembangunan Setda, serta PDAM.
Pertemuan Kemitraan Nasional Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga (PAM-RT), Hotel Manhattan - Jakarta, 01 Februari 2010
Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga (PAM-RT) adalah pilar ketiga dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dimaksudkan untuk mendukung upaya peningkatan akses masyarakat terhadap air minum yang aman (safe water) yang bertujuan untuk mengurangi resiko kejadian diare di Indonesia.
Orientasi Fasilitator Kelembagaan Terpilih Program WES UNICEF Hotel Sofyan Mutiah, 27 – 31 Januari 2010
Setelah melewai proses shortlist candidate oleh beberapa tahapan seleksi maka telah terpilih 3 (tiga) orang fasilitator kelembagaan sebagai dukungan teknis kelembagaan yang akan diberikan di 3 (tiga) provinsi lokasi Program WES UNICEF yaitu NTT, Papua dan Papua Barat. Pada dasarnya Fasilitator kelembagaan akan bertugas untuk memfasilitasi proses penguatan kelembagaan di tingkat Provinsi dan Kab/Kota untuk dapat mengarusutamakan dan menjalankan pembangunan pengelolaan air minum dan penyehatan lingkungan secara efektif, efisien dan berkelanjutan di tingkat Provinsi.
Lokakarya Roadshow Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) 2010-2014 Regional Barat, Hotel Cemara, 28-29 Januari 2010
Sebagai forum sosialisasi kepada Pemerintah Daerah dan juga forum diskusi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, City Facilitator, dan Provincial Facilitator diadakan Lokakarya Roadshow PPSP 2010-2014 bagi daerah di regional barat yang menjadi sasaran Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) tahun 2010. Lokakarya dilaksanakan pada 28-29 Januari 2010 di Hotel Cemara, Jakarta dengan peserta yang terdiri dari 6 provinsi (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat) dan 18 kab/kota serta Tim Teknis Pembangunan Sanitasi (TTPS).
Rapat Konsinyasi Grand Desain STBM Lanjutan Hotel Ibis Jakarta, 25-26 Januari 2010
Sebagai tindak lanjut dari rapat konsinyasi yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 16-17 Januari 2010 di Hotel Sahid Jakarta maka diselenggarakanlah rapat konsinyasi grand desain STBM lanjutan di Hotel Ibis pada tanggal 25 – 26 Januari 2010. Sebelumnya, rapat konsinyasi ini telah menghasilkan draft Pedoman Umum STBM dan dari rapat tersebut masih ada hasil/keluaran yang belum tercapai yaitu Petunjuk Pelaksanaan, Petunjuk Teknis, dan modul STBM.
Rapat konsinyasi lanjutan ini diikuti oleh sebanyak 18 peserta yang mewakili instansi Bappenas, Sekretariat Pokja AMPL, Plan Indonesia, Sekretariat WES-UNICEF, ESP, WSP, WASPOLA, WHO, WSLIC-2 dan CWSHP.
Lokakarya Rencana Strategis (Renstra) Sanitasi Kota Manado 2010-2015, Manado, 28 Januari 2010
Disadari sepenuhnya kelemahan pembangunan sanitasi selama ini yang lebih bersifat reaktif dan sporadis, sehingga dipandang perlu mulai mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan rencana strategis sebagai panduan dalam pembangunan sanitasi.. Untuk itu, sejak setahun yang lalu USAID melalui program Environmental Services Program (ESP) bekerjasama dengan Pokja Sanitasi Kota Manado menyusun Rencana Strategis (Renstra) sanitasi 2010-2015. Sebagai salah satu bagian dari proses tersebut, pada tanggal 28 Januari 2010 diselenggarakan Lokakarya Renstra Sanitasi 2010-2015 sebagai ajang sosialisasi renstra tersebut.
Rapat Konsinyasi Grand Desain STBM Lanjutan, Hotel Ibis Jakarta, 25-26 Januari 2010
Sebagai tindak lanjut dari rapat konsinyasi yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 16-17 Januari 2010 di Hotel Sahid Jakarta maka diselenggarakanlah rapat konsinyasi grand desain STBM lanjutan di Hotel Ibis pada tanggal 25 – 26 Januari 2010. Sebelumnya, rapat konsinyasi ini telah menghasilkan draft Pedoman Umum STBM dan dari rapat tersebut masih ada hasil/keluaran yang belum tercapai yaitu Petunjuk Pelaksanaan, Petunjuk Teknis, dan modul STBM.
Kunjungan Peresmian MCK Komunal RW 03, Jakarta - 28 Januari 2010
Pada tanggal 28 Januari 2010, telah dilaksanakan peresmian MCK komunal di RW 03, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembangunan MCK komunal ini merupakan bagian dari kegiatan community based sanitation (CBS) yang dilaksanakan oleh USAID, ESP, dan Mercy Corps, bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga RW 03, kelurahan Petogogan. Selain melakukan pembangunan MCK komunal, program CBS ini juga mensosialisasikan pelaksanaan pengelolaan sampah dengan menggunakan metode 3 R (reduce, reused, recycle).
Orientasi Fasilitator Kelembagaan Terpilih Program WES UNICEF, Hotel Sofyan Mutiah, 27 – 31 Januari 2010
Setelah melewai proses shortlist candidate oleh beberapa tahapan seleksi maka telah terpilih 3 (tiga) orang fasilitator kelembagaan sebagai dukungan teknis kelembagaan yang akan diberikan di 3 (tiga) provinsi lokasi Program WES UNICEF yaitu NTT, Papua dan Papua Barat. Pada dasarnya Fasilitator kelembagaan akan bertugas untuk memfasilitasi proses penguatan kelembagaan di tingkat Provinsi dan Kab/Kota untuk dapat mengarusutamakan dan menjalankan pembangunan pengelolaan air minum dan penyehatan lingkungan secara efektif, efisien dan berkelanjutan di tingkat Provinsi.
Pertemuan Koordinasi dan Konsultasi Pokja AMPL (Nasional) Untuk Strategi Monitoring Air Minum dan Sanitasi, Hotel Cemara - 27 Januari 2010
Bertempat di Hotel Cemara Jakarta, Pokja AMPL (nasional) menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi dan Konsultasi Untuk Pengembangan Strategi Monitoring Air Minum dan Sanitasi (Pertemuan), pada tanggal 27 Januari 2010. Pertemuan dibukan oleh Asisten Deputi Urusan Pengendalian Pencemaran Limbah Domestik dan Usaha Skala Kecil Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Tri Bangunan Laksono Sony. Yang pada sambutannya menekankan bahwa perhatian masyarakat luas terhadap isu air minum dan sanitasi masih sangat kecil, di sisi lain monitoring terhadap kemajuan pembangunan AMPL belum optimal.
Lokakarya Koordinasi Dan Pengelolaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (Ppsp) 2010-2014 Tingkat Pusat, Hotel Cemara, 25-26 Januari 2010
Dalam rangka meningkatkan pemahaman anggota Tim Teknis Pembangunan Sanitasi (TTPS) mengenai struktur kelembagaan, pendanaan, dan fasilitasi yang dibutuhkan di tingkat Pusat untuk mendukung pelaksanaan PPSP diadakan suatu lokakarya koordinasi dan pengelolaan PPSP. Lokakarya ini diadakan untuk menyamakan visi stakeholders Pusat dalam menjalankan fungsi Project Management Unit (PMU) dan Project Implementation Unit (PIU) serta untuk mendapatkan kejelasan sumber dan kebutuhan pembiayaan bagi kelembagaan PMU dan PIU.
Kunjungan Supervisi Pelaksanaan Program WES Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT 19-20 Januari 2010
Pada tanggal 19-20 Januari 2010, telah dilaksanakan kunjungan supervisi pelaksanaan program WES ke kabupaten Sumba Timur, NTT. Kunjungan tersebut dilaksanakan terkait dengan pengembangan strategi pelaksanaan siklus kedua program WES dan strategi replikasi oleh pemerintah daerah. Kunjungan supervisi tersebut difasilitasi oleh Pokja AMPL Sumba Timur...
ESP atau Environmental Services Program merupakan program layanan lingkungan USAID yang memberikan kontribusi bagi perbaikan kesehatan masyarakat baik melalui perbaikan pengelolaan sumber daya air maupun perluasan akses air bersih dan sanitasi. Program layanan lingkungan ini dimulai pada awal 2005 dan akan berakhir pada Maret 2010. Terkait dengan hal tersebut, ESP/USAID mengadakan lokakarya purnaprogram pada tanggal 20 Januari 2010 bertempat di Golden Ballroom Hotel Sultan Jakarta. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Indroyono Swisuryo, dan dihadiri oleh perwakilan dari USAID, pemerintah pusat, pemerintah daerah, program/proyek terkait, lembaga donor, masyarakat dan media massa.
Indonesia pernah berada pada urutan ke lima sebagai negara kaya air di dunia dengan 2.779 milimeter rata2 curah hujan pertahun. Namun 66% dari air hujan itu berubah menjadi air melimpah yang bisa menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor akibat tidak terserap tanah yang sudah gundul dan akibat perusakan hutan terus menerus. Pada tahun 2006 setidaknya 90 juta rakyat Indonesia tidak memiliki akses ke air bersih. Belum lagi diperparah dengan perubahan musim yang menyebabkan timbulnya kekeringan (Kementerian Lingkungan Hidup RI)
Rencana Nasional Peru untuk Sub-sektor Air Minum dan
Sanitasi memperkirakan 6,7 juta (24%) dari 27,5 juta rakyat Peru tidak memiliki akses terhadap pelayanan air minum sementara 11,8 juta (43%) kekurangan akses pelayanan sanitasi. (WSP, 2007)
Konflik Batin Cuci Tangan Tanggal : 09 Oktober 2009
Presenter Pandji Pragiwaksono, 30 tahun, kapok tak mencuci tangan. Tiga tahun lalu dia pernah tertular infeksi mata akibat mengucek-ucek mata dengan tangan. "Sebelumnya saya menjabat tangan kawan saya yang lebih dulu tertular," katanya dalam jumpa pers program hari cuci tangan pakai sabun sedunia di Jakarta, Rabu lalu[selengkapnya]
04
SUARA
ANDA
seputar
ampl
Sampah di Pantai Kuta, Tamparan bagi Pariwisata Pengirim : AKHMADSYAH NAINA Tanggal : 30 Januari 2010
Berita foto di Kompas, 13 Januari 2009, pada halaman pertama, tentang sampah yang berserakan di pantai Kuta, Bali, jangan dianggap enteng. Hal ini merupakan tamparan besar bagi jajaran pariwisata Indo...[selengkapnya]