Percik 2016



Pedoman Pengukuran Capaian Pembangunan Perumahan Dan Permukinan Berbasis Hasil (Outcome)



Belajar Dari Champions



Buku dongeng KSAN



Buku : Kita Bisa



E-survey SABRT



Persiapkan Pokja Daerah Untuk PAMSIMAS 2

21 Desember 2012

Jakarta. Di penghujung 2012, Pokja AMPL Nasional kembali mengadakan rapat koordinasi rutin untuk membahas seputar isu pelaksanaan Program AMPL di Indonesia. Salah satu agenda pada acara tersebut ialah mengenai dukungan Pokja AMPL Nasional dengan mempersiapkan Pokja Daerah terkait rencana pelaksaan program Pamsimas 2 yang rencananya akan segera direalisasikan.

Di awal pertemuan, Ketua Pokja AMPL Nasional, Nugroho Tri Utomo menyampaikan bahwa selain sebagai tahun terakhir implementasi Pamsimas, 2012 ini juga merupakan tahun persiapan untuk pelaksanaan program Pamsimas tahap selanjutnya.

“Kendati belum ada nama resmi, ya kita sebut saja program ini sebagai Pamsimas 2,” ujar Nugroho yang juga menjabat sebagai Direktur Perumahan dan Permukiman, Bappenas.

Menurut Nugroho, bila dilihat dari hasil evaluasi, program Pamsimas 1 dinilai cukup berhasil, karena berjalan sesuai rencana dan target yang diharapkan. “Maka dari itu, saat ini diupayakan untuk pengembangan program dan Pamsimas 2 lah yang menjadi jawabannya,” ungkapnya pada acara rapat yang diadakan di Hotel Ambara, Jakarta. 

Lebih lanjut, Nugroho mengatakan, Pamsimas 2 ini nantinya akan berorientasi pada cakupan akses dan penyaluran dana ke desa yang memang besarannya telah ditentukan sebelumnya oleh Tim. 

Selain menyampaikan beberapa hal terkait program AMPL dan Pamsimas, dalam acara ini Nurgoho juga menyambut baik adanya rencana dari pengelola Pamsimas pusat untuk menginisiasi tim tambahan dalam struktur Pokja AMPL Daerah.

Tim tambahan itu sendiri, akan melibatkan berbagai unsur  mulai dari Perguruan Tinggi, PDAM, LSM/NGO, Asosiasi BPSPAMS/Asosiasi HIPPAM, hingga berbagai pihak lain yang peduli terhadap AMPL yang biasa dikenal dengan sebutan PAKEM (Panitia Kemitraan). Tugas utamanya ialah untuk menyiapkan dan mengatur pelaksanaan Program Pamsimas di daerah termasuk penyaluran dana ke desa sasaran. 

Terkait tim tambahan, Nugroho menuturkan, agar tidak membuat istilah baru sebaiknya istilah PAKEM melebur dalam POKJA dengan sebutan POKJA AMPL++ (plus-plus). “Pasalnya, fungsi PAKEM ini sama dengan Tim Teknis dalam POKJA AMPL Daerah,” ujarnya.

Selain itu, para Eselon II dari lintas kementerian anggota Pokja AMPL Nasional yang hadir di acara ini juga menyatakan bahwa mereka sangat setuju dan mendukung rencana pelaksanaan Pamsimas 2. Sebab, program ini diyakini sebagai langkang jitu untuk upaya percepatan pencapain target MDGs 2015. 

Sementara itu, dalam memberikan dukungan terhadap Pokja Daerah, Pokja Nasional diusulkan untuk secepatnya melakukan pemetaan kesiapan terhadap Pokja AMPL Daerah. Salah satu hasil yang diharapkan ialah adanya upaya peningkatan kapasitas anggota Pokja.

Bahkan, untuk mendukung program ini para peserta rapat mengusulkan bahwa pada triwulan 1 2013 setidaknya ada pertemuaan Koordinasi Pokja Daerah tingkat Nasional untuk mensosialisasikan rencana dukungan terhadap Program Pamsimas 2. Bukan hanya membicarakan Pamsimas 2, dalam pertemuan ini juga membahas mengenai RPA (Rencana Pengamanan Air), Sanitasi Sekolah, PPSP dan STBM. Endang Sri Rejeki, Cheerli.

Share