Ribuan Warga Sleman Masih Berak di Sungai

Sumber:kr.co.id - 1 Januari 2014
Kategori:Air Limbah

Meski kesejahteraan warga mengalami kenaikan tetapi masih banyak kesadaran warga kurang dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan ribuan warga di Sleman belum memiliki jamban. Mereka kebanyakan masih buang air besar di sungai sehingga berpotensi mencemari lingkungan.

Untuk itu Pemkab Sleman meminta warga untuk membuat jamban dan melarang buang air di sungai. Bahkan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSi mendukung dan menyambut baik deklarasi stop buang air besar sembarangan di Kecamatan Cangkringan. Melalui deklarasi ini diharapkan masarakat Cangkringan khususnya Desa Glagaharjo, Kepuharjo dan Umbulharjo dapat memberi contoh yang baik kepada masyarakat di sekitarnya bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah tugas dan kewajiban kita bersama.

”Pemerintah akan memfasilitasi upaya tersebut dalam bentuk penyelenggaraan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang meliputi kegiatan advokasi, orientasi dan pemicuan STBM. Upaya menjaga kebersihan juga tercantum dalam setiap ajaran agama. Dalam Islam kebersihan adalah bagian dari iman. Namun ironisnya sering kali kita justru menyaksikan tumpukan sampah di berbagai tempat,” ungkap Sri Purnomo di Sleman, Rabu (01/01/2013).

Sesuai dengan MDGs khususnya pada tujuan ke 7 tentang pelestarian lingkungan hidup, telah ditetapkan indikator proporsi penduduk yang mengakses sarana sanitasi yang layak. Berdasarkan monitoring sarana kesehatan, saat ini cakupan kepala keluarga yang menggunakan jamban keluarga sampai dengan tahun 2013 yaitu 78 persen sehingga masih ada 12 persen dari jumlah penduduk di Sleman yang mencapai lebih dari 1 juta jiwa belum memiliki jamban.

 



Post Date : 02 Januari 2014