Toilet Murah, Cara Kabupaten Ngawi Hilangkan Kebiasaan BAB Sembarangan

Sumber:detik.com - 27 November 2014
Kategori:Sanitasi


Kabupaten Ngawi menjadi salah satu penerima apresiasi daerah Jawa Timur yang 100 telah terbebas dari perilaku BAB sembarangan. Menggunakan prinsip dari masyarakat untuk masyarakat, Kabupaten Ngawi sukses mendapat pencapaian tersebut bermodalkan toilet murah.


Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan bahwa prinsip yang dari masyarakat untuk masyarakat terbukti ampuh. Sebabnya, masyarakat yang mampu membantu masyarakat yang tidak mampu dengan cara menjual toilet murah kepada mereka.

"Jadi masyarakat mampu kita dorong untuk membeli atau memproduksi toilet untuk mereka sendiri dulu. Setelah cukup, mereka produksi lagi untuk dijual kepada masyarakat tidak mampu dengan harga murah," tutur Budi kepadadetikHealth, di malam penghargaan HKN Emas, Gedung Prof Sujudi, Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Rabu (26/11/2014) malam.

Tindakan ini dilakukan mengingat anggaran kesehatan di Kabupaten Ngawi yang terbatas. Pemerintah daerah Kabupaten Ngawi sendiri sudah mempunyai program membagikan toilet gratis bagi masyarakat. Kendati begitu, program tersebut tak mampu mengenai seluruh masyarakat miskin di sana.

"Kami survei juga, kenapa ini sudah dibagikan gratis tapi masih ada yang BAB di sungai atau di lahan kosong. Ternyata memang mereka itu benar-benar tidak mampu untuk beli toilet, akhirnya kami dorong program dari masyarakat untuk masyarakat tadi," tambahnya lagi.

Dikatakan Budi bahwa target bebas 100 persen BAB sembarangan sudah dicanangkan sejak tahun 2009. Langkah pertama adalah melihat apa alasan masyarakat masih banyak BAB sembarangan.

Hasil survei menyebutkan ada dua faktor besar mengapa masyarakat Ngawi kala itu masih BAB sembarangan. Selain banyak masyarakat miskin yang tak mampu membangun kamar mandi dan toilet pribadi, daerah Ngawi yang banyak perbukitan kosong dan dekat dengan sungai menjadi faktor lainnya.

"Beberapa desa ada yang dekat sungai dan terbiasa mandi dan buang air di situ. Desa lain ada yang tinggal di perbukitan dan banyak tanah lapang, mereka akhirnya bangun kamar mandi bersama dan toilet umum namun tidak dengan sanitasi yang baik," tandasnya lagi.

Butuh waktu 5 tahun bagi Budi dan jajaran pemda Ngawi untuk akhirnya bisa bebas BAB pada tahun 2013 lalu. Selain membagikan toilet gratis dan menjual toilet murah, sosialisasi soal bahaya BAB sembarangan juga terus dilakukan melalui Dinas Kesehatan.

Kini Budi mengaku bangga menjadi salah satu dari 4 kabupaten/kota di Jawa Timur yang dinyatakan bebas BAB sembarangan. Harapannya pembangungan kesehatan di Ngawi tidak hanya akan berhenti pada bebas BAB sembarangan saja.

Sumber Foto: thinkstock



Post Date : 27 November 2014