360 Desa Kalsel Buang Air Besar Sembarangan

Sumber:Jurnal Nasional - 12 Mei 2011
Kategori:Sanitasi

DARI 380 desa, sebanyak 360 desa di Kalimantan Selatan (Kalsel) masyarakatnya masih belum bebas buang air besar. Dari 171 kecamatan, hanya 20 desa di Kalsel yang dinyatakan bebas dari buang air besar di tempat benar. Kesadaran masyarakat menggunakan tempat mandi cuci kakus (MCK) yang benar masih belum terpenuhi dengan baik, karena kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan di aliran sungai dan tempat lain.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Rosihan Adhani, Rabu (11/5), membenarkan sejak program buang air besar sembarangan dihapuskan pemerintah, masih ada masyarakat yang membuang air besar sembarangan. Baik di aliran sungai maupun tempat lain yang tidak layak. Sebenarnya, program ini berlaku sejak tahun 2011, sampai lima tahun ke depan. Masyarakat sudah tidak boleh lagi membuang kotoran ke sembarang tempat.

Dari sebanyak 171 kecamatan dan 380 desa di Kalsel, hanya 20 desa sudah bebas buang air besar atau kotoran sembarangan. Sisanya, 360 desa masih belum bebas buang air besar. Artinya masyarakat Kalsel masih belum menyadari bahaya dan pencemaran yang ditimbulkan dengan pembuangan kotoran manusia di sembarang tempat. Padahal, pemerintah sudah memprogramkan jauh-jauh hari menghapus buang air besar di sembarang tempat.

Target pemerintah lima tahun ke depan, setidaknya berhasil mencapai target 80 persen. Pemerintah sudah sosialisasi kepada masyarakat, akan pentingnya menjaga kesehatan dengan menyediakan MCK dan WC umum layak.

Di beberapa daerah seluruh Kalsel, khusus Kota Banjarmasin, masyarakat masih ada yang buang air besar sembarangan, seperti di sekitar perairan Sungai Martapuran dan Sungai Barito. Rahma



Post Date : 12 Mei 2011