5 Kecamatan di Gunungkidul Mulai Didrop Air Bersih

Sumber:Suara Merdeka - 09 Juni 2005
Kategori:Air Minum
GUNUNGKIDUL-Sebagian warga Gunungkidul yang mengalami kekeringan, mulai sedikit bernafas lega. Pemkab mulai mengedrop air bersih bagi warga, sejak Rabu (8/6) kemarin. Pengedropan air ini akan terus dilakukan hingga musim hujan, khususnya di lima kecamatan yakni Kecamatan Panggang, Saptosari, Tanjungsari, Tepus, dan Rongkop.

Saat ini di daerah tandus itu, ada sekitar 14 dari 18 kecamatan yang mengalami kekeringan. Namun dari jumlah itu, paling parah hanya lima kecamatan. Karena itu, Pemkab Gunungkidul mendahulukan kelima kecamatan ini untuk mendapatkan air bersih. Pengedropan air bersih ini dilakukan secara bergantian, tidak serentak.

''Kita sudah ajukan permohonan pengedropan, beberapa waktu lalu. Tetapi baru hari ini dilaksanakan. Ada lebih 40-an dari 60 dusun yang kita mintakan drop air di Kecamatan Saptosari ini,'' kata Camat Saptosari, Cahyadi Sunaryo, di sela-sela menyaksikan pengedropan air di Desa Monggol, Kecamatan Saptosari.

Menurut Cahyadi, warga di 60 dusun di Kecamatan Saptosari selama ini hanya mengandalkan sumber air dari telaga. Saat ini, kata dia, dari 15 telaga di Saptosari hanya tersisa dua telaga yang masih mengeluarkan air, yaitu telaga Bacak dan Ngomang.

Itu pun airnya tidak begitu banyak, tidak seperti pada saat musim penghujan, di mana air melimpah ruah. Kalaupun ada, airnya juga dangkal, sehingga untuk meminumnya warga harus berpikir dua kali. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, warga terpaksa membeli air.

Membeli

Selama masa kekeringan ini, warga terpaksa membeli air dari penjual swasta. Untuk satu tangki air berisi 5.000 liter, warga membeli seharga Rp 45.000-Rp 100.000 tergantung lokasi yang ditempuh. Apabila jaraknya cukup jauh dan jalannya terjal, harga air bisa lebih mahal.

''Ada 12 truk tangki yang kami kerahkan. Targetnya, setiap truk tangki bisa mengedrop lima rit dalam sehari. Maka, paling tidak ada 60 kali pengedropan,'' kata Kepala Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Gunungkidul, I Ketut Santoso.

Ketut mengungkapkan, pengedropan air yang dilakukan semuanya gratis. Sebab, ujar dia, Pemkab sudah menganggarkan dana Rp 500 juta lewat APBD. Pengedropan khususnya ditujukan bagi warga tidak mampu. Bagi keluarga yang mampu, diharapkan tetap membeli air sendiri dari swasta.

Secara keseluruhan jumlah kecamatan di Gunungkidul yang selama ini dilanda kekeringan meliputi Kecamatan Girisubo, Tepus, Ponjong, Tanjungsari, Saptosari, Rongkop, Panggang, Semanu, Paliyan, Purwosari, Gedangsari, Karangmojo. (sgt-55s)

Post Date : 09 Juni 2005