Pemprov DKI Kerjasama Dengan Pengusaha Belanda Kelola Sampah

Sumber:poskotanews.com - 21 April 2014
Kategori:Sampah Jakarta

Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan perusahaan asal Belanda, dalam pengolahan sampah. Kalau hal ini sudah terealisasi, maka persoalan sampah di Jakarta makin mudah diatasi dan lebih hemat biaya.

“Dalam kerja sama ini tujuan utamanya untuk pemberdayaan sampah, mengurangi volume sampah, dan berhemat biaya khususnya dalam hal tiping fee di TPA Bantar Gebang, Bekasi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekda DKI Jakarta, Wiryatmoko, Sabtu (19/4). Menurutnya dalam kerja sama ini akan terjadi simbiosis mutualisme, saling menguntungkan.

Perusahaan dari negeri Kincir Angin itu mampu mengolah sampah, bukan hanya sebatas pupuk kompos maupun biogas. “Tapi juga memproduksi bahan bangunan berbahan baku sampah non-organik. Sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk maupun biogas,” papar Wiryatmoko. Perusahaan tersebut sudah beroperasi di Jakarta di atas lahan 10 hektar di kawasan Cakung.

“Saat ini Dinas Kebersihan sedang melakukan penjajakan dan berharap mudah-mudahan dapat merealisasi kerja sama tersebut,” ujar Wiryatmoko. Dalam kerja sama dengan perusahaan pengolah sampah ini, tambahnya, pihak Pemprov DKI diwajibkan menyuplai sampah 2.000 ton sehari. Untuk itu, pihak minta bantuan ke seluruh kelurahan untuk mendata volume sampah di masing-masing wilayah.

Suplai sampah ribuan ton tiap hari ke perusahaan tersebut, akan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Bantar Gebang. Untuk membuang sampah di Bantar Gebang, pemprov membayar tiping fee sebesar Rp 240 ribu/ton. Jadi pengeluaran anggaran sampah akan berkurang.

Nantinya, hasil olahan sampah sepenuhnya menjadi hak perusahan tersebut. Pemprov DKI Jakarta hanya menyuplai sampah, termasuk juga pengangkutannya. 



Post Date : 21 April 2014