PRJ Monas Menyisakan 48 Ton Sampah

Sumber:metrotvnews.com - 16 Juni 2014
Kategori:Sampah Luar Jakarta
Empat hari perhelatan Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) Monas hanya menyisakan gunungan sampah. Sampah menumpuk hingga 48 ton. Sampah umumnya berasal dari pedagang kaki kima (PKL) yang nekat masuk ke dalam area Monas selama pelaksanaan PRJ.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Edningtyas mengatakan, pihaknya memang tak mengerahkan petugas kebersihan dalam kegiatan itu. Petugas kebersihan disediakan pihak panitia. "Kita hanya mengangkut sampah yang sudah dikumpulkan. Petugasnya berasal dari UP Monas," kata Tyas, sapaan akrab Saptastri Edningtyas, di Jakarta, Senin (16/6/2014).

Kepala Seksi Humas Dinas Kebersihan DKI Yogi Ikwan menyebutkan, rata-rata sampah per hari saat pelaksanaan PRJ Monas mencapai 8 ton. Angka itu naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa. "Rata-rata per harinya sampah yang terkumpul sampai 8 ton," kata Yogi.

Dia menambahkan, mayoritas sampah berasal dari PKL. Terlebih dalam pelaksanaan PRJ Monas, ribuan PKL nekat masuk ke area Monas. Padahal pihak panitia hanya menyediakan sebanyak 2.780 stand untuk pedagang yang telah diseleksi.

"Mayoritas sampah dari PKL yang berjualan di ajang PRJ Monas. Kalau hanya pengunjung dan pedagang yang sudah diseleksi, jumlahnya tak sampai segitu banyak," terang Yogi.

Sampah yang telah terkumpul kemudian diangkut dengan truk dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. "Kita tidak kerahkan petugas untuk pembersihan, hanya mengangkut yang sudah terkumpul dan dibuang ke Bantar Gebang," katanya.

Untuk memberikan kesempatan kepada warga Ibu Kota dalam rangka merayakan HUT ke-487 DKI, Pemprov DKI menggelar PRJ Monas. Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk tiket masuk gratis. Bahkan sebanyak 2.780 stand disediakan untuk pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) juga tanpa uang sewa.

Namun acara perdana yang dikelola Dinas Perindustrian dan Energi DKI itu diserbu ribuan PKL. Pihak panitia juga kewalahan untuk mengatur PKL yang nekat masuk tanpa izin


Post Date : 17 Juni 2014