Aman, Air Waduk Jatiluhur

Sumber:Pikiran Rakyat - 22 Mei 2005
Kategori:Drainase
PURWAKARTA, (PR).Memasuki musim kemarau para petani di wilayah Pantura Subang, Karawang dan Indramayu yang selama ini mengandalkan air dari Waduk Jatiluhur, Purwakarta untuk mengairi sawah teknisnya tidak perlu khawatir. Pasalnya, persedian air di waduk Jatiluhur berada pada kondisi normal dan lebih bagus dibandingkan dua tahun yang lalu dimana ketinggian air di Waduk Jatiluhur di bawah angka normal.

"Ketinggian air di waduk Jatiluhur jauh lebih bagus dibandingkan musim kemarau dua tahun yang lalu. Saat ini DMA waduk Jatiluhur mencapai 106,92 lebih tinggi 2 meter dibandingkan rencana yang telah diperkirakan jauh hari sebelumnya," ujar Ali Fadil, kepala Waduk Jatiluhur di bawah Divisi II Perum Jasa Tirta (PJT) Purwakarta ketika ditemui "PR", Sabtu (21/2).

Ia mengakui meskipun elevasi waduk Jatiluhur dua hari lalu me-ngalami penurunan kurang lebih 1 meter ( dua hari lalu elevasi berada pada angka 107-red) dibandingkan hari ini 106,92 M. "Penurunan elevasi air di Waduk Jatiluhur akibat adanya kegiatan di Waduk Cirata sehingga berpengaruh kepada Waduk Jatiluhur," ujarnya.

Menurutnya, walaupun sekarang ini telah memasuki musim kemarau, namun di beberapa daerah hilir sungai Citarum berikut anak-anak sungainya yang bermuara kepada sejumlah waduk yang ada di Jabar yang salah satunya Jatiluhur masih terjadi hujan sehingga berpengaruh kepada persedian air di waduk Jatiluhur.

"Fungsi waduk itu menampung air sebanyak-banyaknya di musim hujan dan mengeluarkan air sehemat mungkin di musim kemarau. Kalau masih ada hujan di di hilir sungai yang bermuara ke Jatiluhur tentunya akan berpengaruh kepada elevasi air di waduk Jatiluhur," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, di musim hujan jumlah air yang dikeluarkan waduk Jatiluhur sebanyak 80 hingga 90 m3/detik dibandingkan dengan musim kemarau air dikeluarkan dari waduk mencapai 200 m3/detik. Lebih kecilnya pengeluaran air di musim hujan karena dibantu air hujan.

Dijelaskan, pada musim gadu MT 2005 di waduk Jatiluhur target aktivitas golongan I s.d. III seluas 145.133 ha, realisasi aktivitas seluas 39.892 ha (27,49%), terdiri dari bibit, garap seluas 29.625 ha dan tanam seluas 10.267 ha. (A-86)

Post Date : 22 Mei 2005