Bangunan Pintu 10 Sungai Cisadane Terancam Jebol

Sumber:Republika - 20 Oktober 2004
Kategori:Drainase
TANGERANG -- Bapeda khawatir bangunan peninggalan zaman Belanda itu akan jebol karena diterjang derasnya air sungai Cisadane. Bendungan Pintu 10 Sungai Cisadane di kawasan Sewan, Kota Tangerang, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Bendungan ini terancam jebol bila datang musim hujan. Mengingat bendungan ini sangat vital, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diminta segera turun tangan untuk memperbaiki Bendungan Pintu 10 tersebut.

"Kami sudah pernah mengusulkan kepada Pemprov Banten beberapa waktu lalu. Usulan kami agar Pemprov Banten memperhatikan bangunan fisik Bendungan Pintu 10,'' ujar Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Pemkot Tangerang, H Undang Herman SH kepada pers, kemarin (19/10).

Lantaran kondisi bendungan itu terancam jebol, lanjutnya, Bapeda menyarankan supaya secepatnya diperbaiki. Ini untuk mengantisipasi datangnya musim hujan. Menurut Undang Herman, bila tidak ada perhatian dari Pemprov Banten, Bapeda khawatir bangunan peninggalan zaman Belanda itu akan jebol, karena diterjang derasnya air Sungai Cisadane ketika musim hujan. Bendungan Pintu 10 dibangun sejak 1937 hingga saat ini hanya dilakukan perbaikan ringan, dan belum pernah ada perbaikan yang signifikan.

Pada bangunan bendungan itu terdapat 10 pintu, maka enam pintu di antaranya mengalami rusak berat dan selebihnya rusak ringan, pintu penutup bendungan banyak yang tidak berfungsi. ''Biasanya tidak ada air yang mengalir dari hulu ke hilir bila bendungan itu ditutup, tapi sejak beberapa pintu ada yang sudah bocor, sehingga terdapat airnya merembes,'' katanya.

Menurut kepala Bapeda itu, karena pintu bendungan itu tidak lagi berfungsi maksimal, dan ada yang bocor, maka pada musim hujan awal tahun 2003 lalu air bah meluap, serta merendam sejumlah rumah penduduk di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang. Ketika itu sekitar 23.390 rumah penduduk di Kota Tangerang terendam akibat bencana air bah karena meluapnya Kali Cisadane serta anak sungai lainnya. Salah satu penyebab banjir karena air yang datang dari hulu di Kabupaten Bogor tidak mampu dibendung di Bendungan Pintu 10 yang berupakan bendungan terbesar di Tangerang, sebelum air mengalir ke muara ke Laut Jawa.

Dia mengatakan bahwa upaya perbaikan bendungan itu sudah diusulkan sebesar Rp 15 miliar ke Pemprov Banten. ''Tapi sampai saat ini belum ada tanggapan serius,'' ujar Undang Herman.Mengenai adanya upaya perbaikan bendungan itu pernah disampaikan pada rapat koordinasi teknis di Serang, Banten beberapa waktu lalu. Pada rapat koordinasi itu memang ditanggapi serius oleh pejabat berwenang di lingkup Pemprov Banten. ''Perbaikan bendungan ini adalah persoalan mendasar, kalau nanti jebol baru diperbaiki, maka akan besar anggaran yang harus dikeluarkan," katanya.

Laporan : ant/bud

Post Date : 20 Oktober 2004