Banjir Bandang Terjang Palabuhanratu

Sumber:Koran Sindo - 12 April 2012
Kategori:Banjir di Luar Jakarta
SUKABUMI– Banjir bandang menerjang Dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/4) malam. Akibatnya, 180 kios di kawasan dermaga yang ikut memeriahkan perayaan Hari Nelayan Ke- 52,rusak parah dan 35 kios lainnya hancur.
 
Keterangan yang dihimpun SINDO, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.Banjir bandang yang melanda Palabuhanratu ini akibat meluapnya aliran Sungai Cipalabuhan yang membentang tepat di pinggiran dermaga sekitar pukul 20.00 WIB, setelah di dera hujan deras. Selain menggenangi jalan dermaga, luapan air sungai juga menerjang 180 unit kios yang berdiri di kawasan dermaga. 
 
Selain merobohkan bangunan kios, banjir juga melenyapkan barang dagangan seperti pakaian, aksesori, dan barang dagangan berupa makanan. Ricko, 42, pedagang di kawasan dermaga, mengaku, seluruh kios miliknya rusak parah. Ada 16 unit di samping kiosnya yang mengalami rusak parah disapu banjir bandang. Sementara harga sewa kios itu sendiri mencapai Rp1,6 juta. “Kejadian ini benar-benar musibah bagi usaha saya, belum lagi kerugian akibat barang dagangan yang rusak dan hanyut dibawa banjir sampai ke laut,”ungkap Ricko. 
 
Dari perhitungan sementara, kerugian satu kios milik Ricko mencapai Rp600 juta.Belum lagi 179 kios lainnya.Ricko maupun pedagang lainnya mengaku sangat kecewa terhadap panitia penyelenggara Hari Nelayan yang hingga kini tidak memberikan toleransi kepada para pedagang yang telah membayar sewa lokasi hingga 17 April 2012. 
 
Hasil laporan sementara Badan Search and Rescue Daerah (Basarda) Sukabumi,bencana banjir bandang juga menghanyutkan seorang bocah. Namun hingga Rabu siang, pihaknya belum menemukan adanya jasad bocah di sepanjang sungai sampai ke laut. toni kamajaya


Post Date : 12 April 2012