Banjir Rendam 300 Rumah di Bojonegoro

Sumber:Media Indonesia - 27 Maret 2012
Kategori:Banjir di Luar Jakarta
HUJAN deras yang terjadi lebih dari 6 jam sejak Minggu (25/3) petang membuat sedikitnya 300 rumah di Desa Pacul, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), terendam air setinggi 50 cm akibat banjir bandang, kemarin siang.
 
Selain itu, banjir merendam tanaman padi yang baru ditanam seluas 70 ha di desa tersebut.
 
Ratusan rumah di 13 RT dan jalan desa itu terendam banjir sejak Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, tinggi genangan jalan yang terparah berada di RT 14 dan 15 di kompleks perumahan Pacul Permai, mencapai sekitar 50 cm.
 
Kepala Desa Pacul Sudarmo mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir kampungnya menjadi wilayah langganan banjir bandang.
 
Itu terjadi terutama saat hujan deras mengguyur wilayah selatan kabupaten setempat lebih dari 3 jam.
 
Tingginya genangan disebabkan faktor geografi s Desa Pacul yang merupakan titik pertemuan air dari wilayah Desa Sumberarum dan wilayah Kecamatan Dander.
 
“Dari total 22 RT, 13 rukun tetangga di antaranya tergenang banjir. Namun, yang terparah berada di RT 14 dan 15,” papar Sudarmo, di Bojonegoro kemarin.
 
Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu petang mengakibatkan saluran irigasi di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, dan Dander meluber ke permukiman warga di kampungnya. Air mulai masuk permukiman sejak sekitar pukul 19.00.
 
“Puncaknya sekitar pukul 02.00 banjir mencapai ketinggian 50 cm,” ungkapnya.
 
Pihaknya mengharapkan pemerintah segera mencari solusi yang tepat agar saat banjir bandang tiba, kampung dan warganya tidak senantiasa menjadi korban banjir kiriman.
 
Selain di Pacul, banjir menggenangi areal persawahan di Desa Cengungklung, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.
 
Tanaman padi di desa itu juga tergenang akibat anak Bengawan Solo meluap setelah hujan deras lebih dari 6 jam.
 
Akibatnya, padi yang berumur dua pekan itu terendam hingga tinggal terlihat pucuk daunnya. (YK/B-1)


Post Date : 27 Maret 2012