Belum Ada Rencana Menyodet Ciliwung-Cisadane

Sumber:Kompas - 30 Agustus 2004
Kategori:Drainase
Pemimpin Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (PIPWSCC), Ir Wahyu Hartomo SD, membantah soal proyek penyodetan Sungai Ciliwung-Cisadane bakal dilanjutkan. Informasi itu memang menjadi perbincangan masyarakat di Tangerang. Secara tegas, Wahyu menyatakan, Dpartemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (Depkimpraswil) dan PIPWSCC tak pernah mengumumkan proyek itu akan dilanjutkan.

`'Kami tegaskan bahwa sejauh ini tidak atau belum ada rencana untuk menghidupkan kembali proyek penyodetan Sungai Ciliwung-Cisadane dalam rangka mengendalikan banjir di kota Jakarta,'' ujarnya kepada Republika, akhir pekan lalu. Menurut dia, selama masyarakat Tangerang belum bisa menerima rencana proyek itu, Depkimpraswil dan PIPWSCC belum akan memulainya.

''Informasi bahwa proyek penyodetan Sungai Cisadane-Ciliwung akan dilanjutkan adalah tidak benar,'' tegas Wahyu. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat Tangerang, untuk tetap tenang dan tidak perlu terpengaruh dengan kabar yang menyebutkan proyek sodetan Cisadane-Ciliwung akan dilakukan. `'Sekali lagi, kami tegaskan sejauh ini tidak atau belum ada rencana untuk menghidupkan kembali proyek tersebut.''

Seperti diberitakan di Kabupaten Tangerang beredar kabar bahwa proyek sodetan Ciliwung-Cisadane akan dilanjutkan. Informasi bakal dilanjutkannya proyek yang pernah menjadi kontroversi itu diberitakan tabloid Swara Tigaraksa milik Pemkab Tangerang. Terkait proyek itu, media Kabupaten Tangerang itu mengungkapkan, saat ini Balai Pengelolaan Sumber daya Air (BPSDA) Provinsi Banten terus melakukan lobi dengan pemerintah pusat.

Proyek sodetan itu ditaksir nilainya mencapai Rp 7 triliun. Dana sebesar itu dianggarkan untuk melakukan sodetan atas pembangunan dua waduk sepanjang jalan yang dilalui air serta perbaikan hulu hingga hilir.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Tangerang, Maryoso, mengaku hingga kini pihaknya belum menentukan sikap apakah akan menerima atau menolak proyek sodetan tersebut. Alasannya, papar dia, hingga kini Depkimpraswil belum melakukan sosialisasi dan memberi penjelasan soal proyek itu.

`'Sampai saat ini, kami belum mendaptkan informasi yang jelas. Sehingga, bupati belum mengambil sikap,'' paparnya kepada Republika. Menurut dia, jika dilihat dari konsep terdahulu, maka proyek sodetan itu bisa membebani Sungai Cisadane. Alasannya, kalau hanya sodetan dan ketika banjir, air dari Sungai Ciliwung dialirkan ke Sungai Cisadane, maka akan membuat beban baru bagi warga Tangerang.

`'Soalnya, saat ini pun Sungai Cisadane sudah banjir,'' ungkapnya. Menurut Maryoso, pihaknya belum mengetahui jika ada program lain yang akan dilakukan Kimpraswil terkait program sodetan itu. Poyek sodetan harus dilakukan secara terpadu. Artinya, papar dia, Sungai Cisadane pun harus mendapat perhatian.

Bupati Tangerang, Ismet Iskandar menolak rencana penyodetan Sungai Ciliwung-Cisadane tersebut. Menurut Ismet, pihaknya belum mendapat penjelasan rencana proyek sodetan `'Kalau rencana sodetan tersebut masih seperti dulu, itu berarti memindahkan banjir dari Jakarta ke Tangerang,'' ujarnya.

Post Date : 30 Agustus 2004