DKI Gagal Atasi Sampah

Sumber:Jurnal Nasional - 10 Maret 2010
Kategori:Sampah Jakarta

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta dinilai telah gagal mengelola sampah yang selama ini menjadi masalah krusial. Penerapan konsep reduce, reuse, recycle, refuse (4R) dianggap tidak efektif disosialisasikan kepada masyarakat. Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Erwin Usman mengatakan, Pemprov DKI DKI tidak memliki grand design dan program strategis pengelolaan sampah berkelanjutan yang dihasilkan dari suatu konsultasi publik yang luas dan terbuka.

"Warga seharusnya diberikan kesempatan memberikan masukan, saran, dan kritik. Selama ini ruang partisipasi warga kota tidak diberikan secara luas," katanya, Selasa (9/3). Pemprov DKI gagal mengimplementasikan UU No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Hingga kini belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pengelolaan sampah secara jelas dan komprehensif. "Sampai sekarang metode pengelolaan sampah masih menggunakan konsep open dumping dan pembakaran (insenerator)," katanya, Selasa (9/3).

DKI juga tidak punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) setelah TPST Bojong di Jonggol ditolak warga, 2005. Respons pemprov atas inisiasi pengelolaan sampah berbasis komunitas dan sekolah hijau (green school) dari TK hingga SMU sangat rendah. "Penumpukan sampah terjadi di badan Sungai Ciliwung, saluran air, dan gorong-gorong masih belum bisa ditangani dengan baik," katanya.

Akibatnya, saat musim hujan banjir melanda Jakarta. "Banjir semakin parah akibat alih fungsi kawasan puncak dan wilayah resapan air di kota semakin sempit," katanya. Sejak dicanangkan, 2007 hingga tahun 2009, program 3R baru dapat mereduksi sampah 7 persen dari total volume timbunan sampah per harinya.

Pengurangan tersebut berasal dari 94 titik kawasan lingkungan permukiman di Jakarta. Sampah yang berhasil direduksi hanya 2.187 meter kubik atau 485 ton per hari. Padahal berdasarkan data Dinas Kebersihan DKI, sampah di Jakarta masih mencapai 29.344 meter kubik atau mencapai 6.525 ton per hari.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2007-2012, pengurangan sampah harus dapat mencapai 12-15 persen. "Kami berharap keberhasilan program 3R bisa mencapai target yang ditetapkan pada 2012," katanya. Fauzan Hilal



Post Date : 10 Maret 2010