Iklim Abnormal, Banjir Datang Lagi

Sumber:Media Indonesia - 01 Juli 2010
Kategori:Banjir di Jakarta

Hujan yang menguyur di musim yang seharusnya sudah memasuki kema rau menyebabkan banjir. Kemarin, sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur tergenang, bahkan air sempat mencapai 1,75 meter di dalam rumah.

Banjir kiriman dari Bogor membuat Kali Pesanggrahan meluap. Warga yang tinggal di sekitar kali seketika merasakan dampaknya. Warga RT 09/RW 12, Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, misalnya, ketika bangun pagi, sudah terkurung air.

"Anak kecil enggak bisa keluar rumah. Ketinggian air lebih dari 1 meter. Beginilah nasib kami, Bogor yang hujan, kami yang kebanjiran," keluh Adan sambil menunjukkan ketinggian air mencapai pinggangnya.

Pemerintah sudah memperlebar Kali Pesanggrahan di kawasan Pondok Pinang pada 2007, tetapi air tetap saja melimpah ke permukiman yang terletak puluhan meter dari kali.

Selain menggenangi rumah warga, air Kali Pesanggrahan juga meluap ke ruas Jalan Deplu Raya sehingga menyebabkan lalu lintas tersendat.

Kemacetan tak terhindarkan karena kendaraan rendah seperti sedan harus berbelok mengambil jalan alternatif. Tidak jauh dari RW 12, air juga menggenangi rumah warga di RW 05. Ketinggian air di dalam rumah sempat mencapai 1,75 meter pada pagi hari dan hingga siang hanya surut sekitar 25 cm.

Menurut Ferison, salah satu warga, banjir kali ini merupakan yang kedua kali dalam sepekan. "Kalau musim hujan nanti, banjirnya lebih sering,” tambah Ferison. Situ Gintung Air demikian tinggi di rumah warga karena tidak ada lagi penampungan pascajebolnya Situ Gintung.

“Sejak tanggul Situ Gintung pecah, limpasan air dari wilayah Ciputat, Kampung Utan, dan Cinere tidak tertampung dan meluap ke Kali Pesanggrahan,” papar Ketua RT 15 Purjianto yang menyesalkan pemerintah lamban membangun Situ Gintung.

Situ Gintung jebol pada 27 Maret 2009 dengan menelan korban jiwa 101 jiwa serta ribuan rumah mengalami rusak parah. Gubernur DKI Fauzi Bowo mewanti-wanti dengan mengingatkan warga Jakarta yang tinggal di sepanjang Kali Pesanggrahan agar waspada. Menurutnya, Situ Gintung belum akan selesai dalam waktu setahun.

Situ Gintung punya daya tampung air berkapasitas 1,5 juta meter kubik. Sebelum jebol, air dilepas secara berirama. Jika aliran dari hulu sangat besar, air yang dilepas lebih banyak sehingga banjir terjadi pada titik tertentu di wilayah Jaksel, Jakbar, dan Jakut. Dengan jebolnya Situ Gintung, dampak banjir akan lebih parah.

Kemarin siang pengurus RW 05 telah membangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi warga yang rumahnya terendam. Menurut data Kelurahan Pondok Pinang, ada enam RW yang rawan banjir, yakni 01, 04, 06, 08, 09, serta 12.

Selain Pondok Pinang, wilayah lain di Jaksel yang tergenang banjir adalah Bintaro. Menurut data dari Crisis Center Satuan Polisi Pamong Praja Jaksel, genangan setinggi 20-40 cm meliputi Pesanggrahan, Petukangan Utara, Petukangan Selatan, dan Ulujami.

Di Jakarta Timur, air mengge nangi puluhan rumah di Jl Pusdiklat Depnaker, Kramatjati, sejak Selasa (29/6) pukul 23.00 WIB. Edna Agitta Tarigan



Post Date : 01 Juli 2010