Jakarta Bebas Banjir 2025

Sumber:Koran Tempo - 30 April 2009
Kategori:Banjir di Jakarta

JAKARTA - Pemerintah mencita-citakan Jakarta aman dari risiko bencana banjir pada 2025. "Kita tahu penyakitnya, kita tahu obatnya, tapi bagaimana agar obat itu bisa dimasukkan untuk mengobati banjir," kata Direktur Jenderal Direktorat Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum Iwan Nursyirwan dalam acara workshop bertema "Jakarta Flood Management 2" kemarin.

Menurut Iwan, demi mewujudkan mimpi membebaskan ibu kota dari genangan air, pemerintah membentuk tim yang terdiri atas berbagai instansi di pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta. Tim itu juga dibantu oleh beberapa ahli dari Belanda. Iwan mengatakan, koordinasi antarlembaga dan daerah wajib diperlukan untuk mengatasi banjir.

Banjir di Jakarta, kata Iwan, kian meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu disebabkan kondisi lingkungan di bagian hulu yang semakin rusak serta kapasitas retensi dan tampungan air yang berkurang. Selain itu, ada perubahan iklim yang mengakibatkan debit aliran air semakin besar dan naiknya permukaan air laut.

Iwan menuturkan, perlu adanya visi strategis untuk menangkal banjir di Jakarta. Antara lain dengan menyediakan informasi yang akurat berupa peringatan dini, penyediaan peta kejadian banjir, rambu-rambu peringatan banjir, dan selanjutnya menjalankan flood fighting atau penanggulangan banjir dan pemulihan akibat banjir.

Direktur Sungai, Danau, dan Waduk Direktorat SDA Departemen Pekerjaan Umum Widagdo menyebutkan beberapa penyebab utama banjir. Antara lain tingginya urbanisasi di daerah perkotaan dan daerah penyangga, perubahan fungsi lahan untuk permukiman dan industri, kurangnya komitmen sistem drainase dan sungai, eksploitasi air tanah secara berlebihan, dan lemahnya pengawasan bangunan terhadap pemanfaatan lahan.SOFIAN



Post Date : 30 April 2009