John Kerry: Kami Ingin Mandat yang Kuat

Sumber:Suara Pembaruan - 11 Desember 2007
Kategori:Climate
[NUSA DUA] Mandat reduksi emisi gas rumah kaca yang bersifat mengikat harus disepakati Pemerintah Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Senator John Kerry dari Partai Demokrat dalam konferensi pers di Bali International Convention Center (BICC), Senin (10/12). "Tindakan nyata perlu didorong untuk atasi perubahan iklim. Kami yakin, pertemuan di Bali sangat kritis untuk bisa menghasilkan Bali Roadmap yang punya mandat kuat dilandasi kajian keilmuan, yang diharapkan dapat disepakati pada 2009 menuju tercapainya Komitmen Periode Kedua Protokol Kyoto pasca 2012," ungkap John Kerry.

Ia berharap, mandat dan peta jalan yang disepakati dalam Konferensi Bali akan menciptakan arah yang bisa ditempuh komunitas global untuk mengatasi tantangan-tantangan perubahan iklim. "Banyak di antara kami yang sangat yakin, AS perlu memimpin upaya global mengatasi perubahan iklim. Tetapi, Kelompok 77 dan negara-negara lain yang selama ini bersikap menolak terhadap AS harus juga menjadi bagian dari solusi," kata Kerry, yang kandas dalam pertarungan perebutan kursi Presiden AS periode lalu melawan George W Bush.

Perbedaan pendapat yang selama ini dijadikan alasan untuk bertindak lamban, bahkan tidak mau terlibat sama sekali, dalam inisiatif-inisiatif untuk mengatasi perubahan iklim, harus secepatnya diakhiri. "Saya berharap, pertemuan di Bali ini dapat menghasilkan peta jalan yang dapat memberikan solusi global," kata Kerry.

Ia memahami sepenuhnya, Pertemuan Bali tidak bisa menghasilkan keputusan bersifat final tentang kesepakatan-kesepakatan pasca 2012. "Bali hanya sebuah proses," kata Kerry. Tetapi, hasil-hasil di Bali diharapkan dapat menjadi landasan untuk memutuskan apa yang akan berlangsung dalam perpolitikan AS pada munculnya era baru Presiden AS tahun 2009 mendatang. "Apa yang akan terjadi serta diputuskan di Bali, serta apa yang akan terjadi di AS, saya yakin dapat menciptakan sebuah landasan kerja sehingga kita dapat mencapai sebuah kesepakatan tentang perubahan iklim pada 2009," tandasnya.

"Kami ingin menyampaikan pesan di Bali, bahwa AS akan tetap siap bernegosiasi, AS akan tetap siap mengambil posisi terdepan, dan AS siap untuk melakukan perubahan kebijakan yang signifikan guna mengatasi perubahan iklim," kata Kerry.

Komitmen

Dalam kesempatan itu, Kerry menyampaikan sejumlah komitmen Partai Demokrat di Kongres terkait langkah-langkah mengatasi perubahan iklim. "Kami menciptakan cita-cita ambisius tentang reduksi emisi karbon sebesar 65-70 persen hingga 2050 yang akan diletakkan dalam skema bersifat mandatoris untuk mengurangi emisi," katanya.

Langkah-langkah adaptasi dan transfer teknologi juga ditawarkan, yang diharapkan bisa menjadi langkah konkret mereduksi emisi apabila Partai Demokrat memimpin AS pada 2009 mendatang.

Sementara itu, Senator Barbara Boxer dari Partai Demokrat, yang juga Ketua Committee on Environment and Public Works di Senat AS, mengatakan perubahan kini tengah terjadi di Washington. Rancangan Undang-Undang (RUU) yang menyerukan mandat reduksi emisi gas rumah kaca AS berhasil disepakati oleh Environment and Public Works Committee di Senat pada tanggal 5 Desember. Selain menyerukan mandat reduksi emisi yang bersifat mengikat, RUU tersebut juga akan membentuk program ekonomi dan perdagangan yang komprehensif dan mengarah pada pengurangan emisi gas rumah kaca. [E-9]



Post Date : 11 Desember 2007