Kota Sampang Dikepung Banjir

Sumber:Koran Sindo - 09 April 2012
Kategori:Banjir di Luar Jakarta
SAMPANG – Luapan Kali Kemuning yang disebabkan hujan deras di hulu sungai membuat sejumlah kawasan Kota Sampang tergenang air setinggi pinggul orang dewasa. Akibat genangan air tersebut warga tidak bisa beraktivitas. 
 
Kepungan banjir di Sampang terjadi setelah kecamatan Ketapang, Karangpenang dan Omben,diguyur hujan dengan cukup tinggi.Sementara di wilayah pesisir laut sedang pasang. Praktis, posisi kota Sampang yang di dataran rendah akhirnya tergenang. Pusat kota air seperti Jalan Syuhadak, Panggung, dan Pasean, terendam. 
 
Warga sibuk menyelamatkan barang dan menguras air yang masuk ke dalam rumahnya. ”Genangan mulai terlihat sejak Sabtu malam. Sampai saat ini belum juga surut,malah air tambah tinggi,” ujar Wiwik, ibu rumah tangga asal Jalan Syuhadak,kemarin. Tak hanya membuat warga berperang melawan genang-an air, menyelamatkan barangbarang berharga milik mereka. 
 
Genangan juga membuat arus lalu lintas dari arah kota menuju Karang Penang, Omben, juga sebaliknya, terputus. Sebab, jalan utama yang menghubungkan dua wilayah tersebut tergenang air cukup tinggi. ”Kami para sopir terpaksa putar arah melewati Kabupaten Pamekasan dulu untuk bisa mengantar penumpang,” ungkap Mat Hari,sopir MPU jurusan Kota-Omben, kemarin. 
 
Genangan air diperkirakan masih akan berlangsung lama dan tinggi. Sebab, mendung tebal masih menyelimuti kawasan utara Kabupaten Sampang dan sekitar. Di sisi lain,warga yang berada di sekitar Kali Kemuning, terus meningkatkan kewaspadaan, takut terjadi banjir yang lebih parah. 
 
Sementara itu,wakil ketua DPRD Sampang, Lutfianto, menyatakan,banjir atau luapan kali kemuning hampir terjadi tiap tahun. Itu apabila kondisi hujan di kawasan utara tinggi, sedangkan di kawasan selatan,air laut pasang. ”Sebenarnya, sudah dilakukan berbagai upaya agar tidak banjir. Seperti pengerukan kali kemuning, tapi tetap saja,” ujar dia. subairi


Post Date : 09 April 2012