Kota Tangerang Selatan Masih Dikepung Sampah

Sumber:Kompas - 27 November 2012
Kategori:Sampah Luar Jakarta
Tangerang Selatan, Kompas - Penanganan sampah masih menjadi permasalahan besar di Tangerang Selatan. Akibatnya, kota yang, Senin (26/11), tengah merayakan hari jadinya yang keempat itu masih terlihat jorok.
 
Dari pantauan, sampah-sampah masih terlihat bertebaran dibuang sembarangan di sejumlah lahan kosong di berbagai lokasi di kota itu. Sampah-sampah di sejumlah pasar, seperti di Jombang dan Ciputat, sering terlihat selama beberapa hari tidak diangkut sehingga menumpuk.
 
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dalam pidatonya saat rapat paripurna istimewa terkait HUT ke-4 Tangerang Selatan di DPRD, mengatakan, upaya peningkatan penanganan sampah menjadi salah satu fokus pada 2013.
 
”Pada 2011 telah dilaksanakan penambahan lahan TPA (tempat pembuangan akhir) Cipeucang seluas 6.600 meter persegi dan dilanjutkan pada 2012 hingga seluas 2,4 hektar serta perluasan terus dilakukan secara bertahap,” kata Airin.
 
Penambahan sarana dan prasarana penanganan sampah juga terus dilakukan. ”Pembuatan lokasi TPST (tempat pembuangan sampah terpadu) 3R (reduse, reuse, recycle) juga terus ditambah bertahap,” tambah Airin.
 
Selain soal sampah, buruknya infrastruktur drainase dan jalan juga menjadi masalah. Persoalan drainase membuat jalanan, seperti Jalan Juanda, Ciputat, sering tergenang saat hujan.
 
Menurut Airin, peningkatan jalan kota dan pembangunan drainase untuk pencegahan banjir juga menjadi fokus ke depan. Dari total panjang jalan 195,84 kilometer, telah dilakukan peningkatan 66,4 kilometer pada 2011 dan 108,4 kilometer pada 2012.
 
Jalan di Tangerang Selatan terdiri dari jalan negara 9,16 kilometer, jalan provinsi 48,9 kilometer, dan jalan kota sepanjang 137,78 kilometer
 
”Sehingga jalan yang sudah ditingkatkan mencapai 174,8 kilometer atau 89,2 persen dari total panjang jalan,” kata Airin.
 
Sementara itu, jalan lingkungan sepanjang 407,76 kilometer telah dilakukan peningkatan 307,5 kilometer. Menurut Airin, sisanya diharapkan bisa diselesaikan pada 2013. (ray)


Post Date : 27 November 2012