Menteng Gunakan Gerobak Sampah Pilah

Sumber:Vivanews Com - 29 Maret 2010
Kategori:Sampah Jakarta

VIVAnews - Untuk mengefektifkan peningkatan kebersihan di pemukiman penduduk Menteng, Jakarta Pusat, pemerintah kecamatan setempat menerapkan terobosan baru dengan meluncurkan gerobak pilah sampah organik dan anorganik. Gerobak ini nantinya berguna untuk mengangkut sampah sesuai jenisnya.

“Selama ini setiap jalan di pemukiman warga telah dipasang ratusan tong sampah pilah yang membedakan sampah organik dan anorganik, namun gerobak maupun kendaraan truk yang mengangkut tak dibedakan sehingga sampah kembali tercampur,” ujar Camat Menteng Effri, Senin 29 Maret 2010.

Menurut Efri volume sampah di Kecamatan Menteng rata-rata setiap hari mencapai 972 meter kubik. Dari jumlah itu yang diperkirakan dapat didaur ulang (recycle) dan dipakai ulang yang biasanya dimanfaatkan pemulung, yakni sekitar 45 meter kubik.

Untuk memudahkan daur ulang, di setiap sudut jalan akan dipasang tong sampah pilah.

Agar pengangkutan kedua jenis sampah tak tercampur, kini tersedia gerobak yang mengangkut sampah sesuai jenisnya, yakni untuk sampah organik gerobaknya berwarna biru dan anorganik berwarna kuning sama dengan warna tong sampah masing- masing jenis.

Untuk tahap awal, lima kelurahan yang ada di kecamatan ini diberikan satu gerobak setiap kelurahannya.

Gerobak sampah pilah ini nantinya beroperasi di kawasan yang telah terpasang tong sampah pilah, di antaranya di sepanjang Jalan Cikini Raya, Jalan Sabang atau KH Agus Salim, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Diponegoro, Jalan Yusuf Adiwinata, kawasan Taman Menteng, Taman Surapati, dan Stasiun Cikini serta Stasiun Gondangdia.

Dengan adanya gerobak ini diharapkan jumlah sampah yang dibuang ke tempat penampungan akhir ( TPA ) bisa berkurang.

Pelaksana Harian (Plh) Walikota Jakarta Pusat R Sitinjak menyatakan sangat menghargai upaya dan terobosan yang dilakukan Kecamatan Menteng dalam mengoptimalkan penanggulangan sampah di wilayahnya.

Dia berharap peluncuran ini tak sekedar upacara mencari sensasi belaka, tapi benar-benar dapat dilaksanakan secara nyata di lapangan sehingga kebersihan wilayah dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. 

“Jika memang sungguh-sungguh dilakukan, terobosan ini merupakan satu cara yang sangat baik dalam menanggulangi sampah. Akan saya perintahkan kecamatan lain untuk menyontoh Kecamatan Menteng,” kata R Sitinjak.



Post Date : 29 Maret 2010