PBB Optimistis Capai Kesepakatan Mengikat

Sumber:Kompas - 07 Desember 2009
Kategori:Climate

PARIS, MINGGU - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa- Bangsa Ban Ki-moon optimistis pertemuan PBB untuk membahas perubahan iklim di Kopenhagen akan mencapai kesepakatan mengikat tentang pembatasan emisi dan akan mendesak negara anggota untuk menetapkan target ambisius.

”Saya yakin konferensi di Kopenhagen akan menghasilkan kesepakatan politik yang penting dan kuat, yang menjadi dasar bagi sebuah kesepakatan yang mengikat secara legal,” ujar Ban Ki- moon dalam wawancara yang ditayangkan stasiun televisi Perancis, TV5.

Kesepakatan itu harus mencakup target untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dalam jangka menengah oleh negara maju serta target yang sama untuk negara berkembang.

Lebih lanjut dikatakan Ban, dukungan dana akan menjadi kunci untuk mengisi kesenjangan antara negara maju dan negara berkembang.

Target yang diharapkannya dapat tercapai di Kopenhagen meliputi 10 miliar dollar AS bagi dukungan pendanaan untuk membantu negara berkembang mengadaptasi perubahan emisi.

Ban mengatakan, anggaran itu untuk tujuan pendanaan jangka pendek guna mendorong pelaksanaan kesepakatan tersebut pada tahun 2010. Ia pun berharap hingga 100 miliar dollar AS dapat disediakan lebih lanjut.

Sementara itu, pejabat tinggi PBB bidang iklim, Yvo de Boer, mengatakan, Minggu (6/12) di Kopenhagen, bahwa tiga kali lipat dari 10 miliar dollar AS yang diperlukan dalam tiga tahun mendatang.

Menurut De Boer, diperlukan bantuan jalur cepat sebesar 30 miliar dollar AS untuk membantu negara miskin mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya menghadapi perubahan iklim.

De Boer yang juga Sekretaris Eksekutif UNFCCC menegaskan dukungannya terhadap hal tersebut, yang juga didukung oleh negara-negara Uni Eropa. Pengeluaran anggaran selama tiga tahun mendatang dapat membantu mengikat kesepakatan bersejarah di Kopenhagen.

”Dalam pembiayaan jangka pendek, saya pikir kita memerlukan 10 miliar dollar AS setiap tahun mulai tahun 2010 hingga 2012. Ini merupakan pendanaan awal yang cepat,” ujar De Boer.

Menjelang tahun 2020 atau 2030, lanjutnya, dunia akan memerlukan jumlah dana signifikan dalam bilangan ratusan miliar dollar AS untuk mengatasi masalah emisi, mitigasi, dan adaptasi terhadap perubahan iklim. (AFP/YUN)



Post Date : 07 Desember 2009