Pembangunan Sanitasi Butuh Dukungan Politik

Sumber:Suara Merdeka - 16 April 2012
Kategori:Sanitasi
SEMARANG  - Pembangunan sektor sanitasi di Kota Semarang membutuhkan dukungan banyak kalangan. Dukungan yang saat ini sangat dibutuhkan adalah dukungan politik dari pimpinan daerah, Wali Kota, dan DPRD. Dukungan itu dibutuhkan karena sektor sanitasi belum menjadi prioritas dan masih tertinggal dari sektor lainnya. 
 
Hal itu di antaranya dapat dilihat dari minimnya ketersediaan dana dalam APBD serta belum adanya regulasi yang memadai untuk sektor tersebut. "Kondisi yang ada, alokasi anggaran sektor sanitasi belum memadai, karena mayoritas alokasi dana justru dari pusat atau provinsi. Itu menunjukkan komitmen yang belum memadai untuk sektor sanitasi. Sementara regulasi yang ada baru mengatur tentang sampah, sedangkan subsektor lain seperti air limbah domestik dan drainase belum ada," ujar Governance Specialist Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH) Jawa Tengah, Yudi Wijanarko, saat dihubungi Suara Merdeka, Minggu (15/4).
 
Dikatakan, regulasi untuk subsektor air limbah domestik atau rumah tangga dan drainase sangat penting karena keduanya berpotensi sangat besar menurunkan derajat kualitas warga kota. Pasalnya, sanitasi erat kaitannya dengan derajat kesehatan masyarakat. Semakin baik kondisi sanitasi suatu kota, semakin baik pula kualitas warga kota tersebut. 
 
Demikian pula sebaliknya. Lebih lanjut diungkapkan, karena belum ada regulasi yang mengatur air limbah domestik, pengelolaan air limbah rumah tangga di Kota Semarang sampai saat ini masih memprihatinkan. (H35, H71-69)


Post Date : 16 April 2012