Perbaikan Sanitasi Libatkan Pihak Swasta

Sumber:Koran Sindo - 19 Maret 2012
Kategori:Sanitasi
CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melibatkan sejumlah perusahaan untuk memperbaiki sanitasi warga. Bahkan, perusahaan yang ada di Cilegon dilibatkan untuk mengadvokasi masyarakat dalam mengubah perilaku hidup yang lebih sehat dan bersih, seperti yang dilakukan PT Dow Indonesia. 
 
Perusahaan ini memberikan bantuan untuk pembangunan sarana sanitasi dan perpustakaan di 18 sekolah yang di Kota Cilegon.Sebanyak 40 karyawan PT Dow Indonesia turun langsung dalam membantu pengerjaan sanitasi di Pondok Pesantren Islam Rumah Langit Adz Dzikra di Ketileng Barat, Kota Cilegon. Pesantren ini membantu pembangunan dan rehab kamar mandi. 
 
Menurut Kepala Yayasan Pesantren Islam Rumah Langit Adz Dzikra,Abie Tsabit, adanya bantuan pembangunan kamar mandi ini, maka 130 orang penghuni Rumah Langit ini tidak perlu lagi bangun pukul 02.00 WIB untuk mengantre menggunakan fasilitas kamar mandi.“Kamar mandi yang ada di Rumah Langit ini awalnya cuma terdapat satu unit. Anakanak harus mengantre untuk bisa mandi dan wudu,” kata Abie Tsabit akhir pekan lalu. 
 
Pihaknya sangat bersyukur adanya bantuan kegiatan renovasi dan pembangunan tersebut, karena Rumah Langit saat ini memiliki empat kamar mandi dan empat keran wudu. “Dengan adanya bantuan, pesantren ini menjadi lebih nyaman baik sebagai tempat belajar maupun tempat tinggal,” ujarnya. Yayasan Pesantren Islam Rumah Langit Adz Dzikra merupakan satu dari 18 sekolah penerima manfaat program “Toilet for Kids Sanitation” dari PT Dow Indonesia. 
 
Program ini telah dimulai sejak 2008 lalu untuk memberikan dukungan fasilitas sanitasi di sekolah-sekolah di wilayah Cilegon,yang merupakan area sekitar kegiatan operasional perusahaan. Production Manager Pabrik PT Dow Indonesia Ferry Ferdian mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Menurut dia, kondisi sanitasi di sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan lainnya kurang memadai. 
 
Akibatnya, sekolah menjadi tempat yang tidak sehat bagai anak didik. “Kesehatan yang buruk akan mempengaruhi kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan menyerap pelajaran. Lingkungan dan perilaku hidup yang bersih merupakan hal yang fundamental untuk kualitas hidup,”kata Ferry Ferdian di sela-sela kegiatan. teguh mahardika


Post Date : 19 Maret 2012