Perencanaan Pengembangan Pipa Induk Sistem Distribusi Air Bersih di Delta Mas, Cikarang Pusat Sampai Akhir Tahun Perencanaan (2020)

Pengarang:Indra Dwi Prasetya
Penerbit:Jakarta, Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti, 2008, xvi, +95 hal.
Tahun Terbit:2008
Kata Kunci:Delta Mas, Perencanaan, Pipa Induk, Air Bersih, IPA
Lokasi:Perpustakaan FALTL Universitas Trisakti, Telp. 021-5663232 (ext.771)
Kategori:Karya Ilmiah
Referensi:http://www.trisakti.ac.id/faltl/

 Kawasan perumahan Delta Mas seluas 3000 Ha yang berjarak sekitar 40 km sebelah Timur Jakarta, terletak di Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Perencanaan Pengembangan Pipa Induk Sistem Distribusi Air Bersih ini direncanakan hingga akhir tahun perencanaan, yaitu tahun 2020 yang meliputi daerah permukiman penduduk (domestik) dan kawasan niaga seluas 2000 Ha. Tiga sungai mengalir di batas wilayah utara, selatan dan Timur Delta Mas, yaitu Kanal Tarum Barat (sumber air baku bersih dengan debit minimum sebesar 16 m3/dtk), Sungai Cipamingkis dan Sungai Cibeet. Delta Mas memiliki sebuah Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas produksi sebesar 20 l/dtk dan sebuah reservoir (menggunakan sistem pemompaan dalam pendistribusikan air) yang berkapasitas 600 m3. Penduduk Delta Mas hingga akhir tahun perencanaan diperkirakan berjumlah 160.251 jiwa dengan total kebutuhan air bersih sebesar 970,522 l/dtk berdasarkan nilai faktor hari maksimum sebesar 1,3 dan faktor jam puncak sebesar 1,87. Kapasitas IPA saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Delta Mas hingga tahun 2020, sehingga direncanakan peningkatan reservoir I kapasitas sebesar 4800 m3 dan pembangunan sebuah reservoir II berkapasitas 4800 m3 serta ditunjang dengan pembangunan IPA II dan IPA III dengan kapasitas total sebesar 500 l/dtk. Metode analisis perhitungan jaringan pipa dipakai adalah program epanet 2 tahun 2000. Tahapan pembangunan jaringan pipa induk sistem distribusi air bersih di Delta Mas menggunakan sistem loop akan dilakukan dengan secara bertahap sesuai dengan perkembangan pembangunan. Pembangunan ke-2 unit IPA dibagi menjadi dua tahapan berdasarkan perkembangan pembangunan dan kebutuhan air bersih. Tahap I dilakukan pembangunan IPA II dengan kapasitas produksi sebesar 250 l/dtk dan pembuatan reservoir I dan II Tahap I serta pemasangan pipa distribusi sepanjang 14.483 m berdiameter 200-450 mm. Sedangkan pada Tahap II pembangunan IPA III dengan kapasitas produksi sebesar 250 l/dtk dan pembuatan reservoir II Tahap II serta pemasangan pipa distribusi 16.191 m berdiameter 150-400 mm. Untuk merealisasikan perencanaan ini diperlukan total biaya sebesar Rp.75.000.000.000,00 atau                   Rp. 1.967.264,72 per m dari total panjang pipa distribusi sebesar 30.674 m.

 

Pustaka ini tersedia di Perpustakaan FALTL Universitas Trisakti, Telp. 021-5663232 (ext.771)

 



Post Date : 26 Desember 2008