Program Hibah Air Bersih Pertama Melalui PDAM

Sumber:Majalah Air Minum - 28 Februari 2010
Kategori:Air Minum

Program hibah air bersih yang difasilitasi Pemerintah Australia (Ausaid) khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui jaringar perpipaan PDAM, merupakan program pertama di kalangan PDAM. Diharapkan program ini akan merangsang PDAM lainnya untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya.

Menurut Budi Hidayat, sebe­lumnya telah ada program air bersih dan sanitasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang dinamakan Water and Sanitation for Low Income Communities (WSLIC) l hingga 3 yang kemudian dikenal dengan istilah Pamsimas (pembangunan air minum berbasis masyarakat). Program di bawah kendali Departemen Kesehatan dan tentunya berkoordinasi dengan Bappenas itu telah ada sejak sekitar lima tahun lalu.

Namun program yang juga didukung oleh banyak lembaga donor seperti Unicef, World Bank, Usaid, Ausaid, GTZ, Oxfam, Plan Indonesia tersebut tidak melalui jaringan perpipaan PDAM melainkan dikelola secara mandiri berbasis masyarakat. Nah, baru sekarang ada program hibah air bersih MBR melalui jaringan PDAM yang difasilitasi Ausaid.

"Jadi bentuknya anda bangun dahulu, dananya entah dari PDAM atau Pemda terserah, baru selesai dibangun kita bayar. Yang dikasih adalah PDAM yang "good boy", kemudian utangnya lancar, performance-nya baguslah. Intinya ini supaya PDAM yang belum kebagian program hibah memperbaiki diri supaya juga dapat," katanya.

Secara prosedur, segala bentuk program bantuan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia harus melalui Bappenas. Dari situ barulah implementasinya diberikan kepada instansi terkait. Dalam hal in] untuk program hibah air bersih MBR dari Ausaid, Bappenas menyerahkannya kepada Kementerian PU.

"Jadi poinnya sebenarnya bantuan luar negeri itu sepanjang program kita bagus mereka akan bantu. Makanya program kita ke depan itu barns bagus. Makanya kita punya program yang oleh Wapres JK dahulu ada program l 0 juta sambungan walau pun tidak sampai segitu. Nah bagaimana caranya, salah satunya dengan program hibah ini. Dan ini juga untuk mengejar target MDGs, meski pun agak berat tapi inilah salah satu usaha kita," katanya lagi.

Memang untuk program hibah MBR tahun realisasi 2010 dari Ausaid ini hanya sekitar 20-an PDAM saja yang mendapatkan. Budi berharap di tahun selanjutnya akan lebih banyak lagi PDAM yang memperoleh program hibah. Selain bantuan dari negara donor, pihak Bappenas juga akan mengusulkan hibah air bersih dari APBN (di luar anggaran pembangunan) di tahun ini juga. M Ahmad Zazili



Post Date : 28 Februari 2010