Puluhan Warga Mulai Terserang Diare

Sumber:Koran Sindo - 28 Maret 2007
Kategori:Sanitasi
MALANG (SINDO) Warga sekitar kawasan aliran sungai Lesti, yang meluap,Jumat (23/3) lalu, mulai terserang penyakit. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab Malang M Fauzi mengatakan, dari empat puskesmas di empat kecamatan,yakni Poncomusumo, Wajak, Turen, dan Dampit, tercatat ada 30 pasien yang mengalami diare.

Fauzi menandaskan, penyakit tersebut merupakan dampak dari luapan air beberapa waktu lalu. Sebagai penanganan, Fauzi telah menginstruksikan empat puskesmas agar tidak membebankan biaya pengobatan kepada penduduk yang menderita diare akibat bencana tersebut.Selain itu,Dinkes juga telah membagikan obat secara cuma-cuma pada semua pasien.

Sebagai penanganan,kami juga telah menempatkan tujuh tenaga kesehatan untuk penanganan penderita diare di setiap puskesmas, terang Fauzi, kemarin. Fauzi juga menginstruksikan kepada penduduk di sekitar kawasan sungai untuk menjaga kebersihan.Hal ini sebagai langkah utama untuk pencegahan merebaknya penyakit diare.

Sementara itu, meluapnya sungai Lesti juga menyebabkan terputusnya aliran PDAM di dua kecamatan,yaitu Poncokusumo dan Tajinan. Akibatnya, sekitar 2.075 pelanggan tidak mendapatkan air bersih. Diketahui, PDAM kedua kecamatan menggunakan sumber air dari hulu sungai Lesti. Pelanggantersebut,diantaranya, 1.404 di Poncokusumo dan 671 di Tajinan.Akibat kejadian ini,PADM mengalami kerugian hingga Rp200 juta. Direktur Utama PDAM Kab Malang M Hasan belum bisa memastikan, kapan akan dilakukan perbaikan saluran.

Pasalnya,sampai saat ini, arus di sungai Lesti masih cukup deras,kata Hasan. Hasan juga mengatakan,terjangan air sungai yang meluap itu mengakibatkan, menghilangkan dam yang digunakan untuk pengolahan air di sekitar kawasan hulu sungai Lesti.Selain itu,menghancurkan bangunan penampungan air di Poncokusumo, pipa 12 dim sepanjang 100 meter juga hilang,terangnya. Sebagai langkah awal,PDAM telah melakukan pengiriman air bersih ke Tajinan dan Poncokusumo.( lutfi yuhandi)



Post Date : 28 Maret 2007