Sampah Sungai Meningkat

Sumber:Media Indonesia - 05 Februari 2008
Kategori:Sampah Jakarta
JAKARTA (MI): Banjir di Ibu Kota sejak Jumat-Minggu (1-3/2) menyebabkan penumpukan sampah di sungai dan permukiman meningkat drastis. Sampah Jakarta pada Sabtu (2/2) tercatat 1.043 meter kubik dan meningkat pada Minggu (3/2) menjadi 1.702 meter kubik.

''Biasanya sampah dari sungai jumlahnya relatif sedikit pada hari-hari normal. Yang banyak justru sampah dari permukiman penduduk. Kalau terjadi banjir justru sebaliknya,'' ungkap Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Baruna Subroto di Jakarta, kemarin.

Eko mengatakan pihaknya telah mengerahkan 661 personel dan 115 unit truk untuk membersihkan sampah-sampah tersebut. "Kami bekerja sama dengan Dinas PU. Pengangkutan sampah memang tanggung jawab mereka. Kami hanya membantunya," kata Eko.

Namun dalam pengamatan Media Indonesia kemarin siang, masih terlihat sampah yang tersisa di sungai maupun di permukiman. Sampah-sampah itu tercampur dengan sisa genangan air dan lumpur.

Akibatnya, lalat, tikus, kecoa, dan nyamuk cukup banyak berkeliaran di rumah-rumah penduduk, terutama di wilayah permukiman kumuh. Para lurah dan camat yang datang meninjau lokasi banjir tampaknya tidak bisa berbuat banyak.

Sementara itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Tangerang juga menyiapkan 10 truk pengangkut sampah untuk membersihkan sampah pascabanjir di sejumlah titik.

Selain itu, 30 petugas juga dikerahkan untuk membersihkan sampah dan mengoperasikan truk selama 24 jam. "Kami melakukan pembersihan secara menyeluruh," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Tangerang Odang Masduki, di Tangerang, kemarin.

Menurut Odang, sampah-sampah itu menumpuk di beberapa perumahan dan permukiman yang terkena banjir seperti perumahan Maharta, Pondok Aren, perumahan Villa Mutiara Serpong, Taman Mangu Pondok Aren, perumahan Sekretariat Negara, perumahan Mutiara Bandara, Perum III Kelapa Dua, dan perumahan Mustika Tigaraksa. "Saat banjir surut, di lokasi-lokasi itu meninggalkan banyak sampah," ujarnya. (Ssr/BT/SM/J-4)



Post Date : 05 Februari 2008