SMA 10 Malang, Sekolah dengan 50 WC

Sumber:Surya Pos - 23 April 2008
Kategori:Sanitasi

Malang-Surya-Mengembangkan kebersihan lingkungan sekolah melalui toilet atau WC, itulah ide yang dipilih Dra Hj Niken Asih Santjojo saat mulai menjadi Kepala Sekolah SMAN 10 Malang beberapa tahun lalu. Kini ide yang terbilang agak nyeleneh ini menuai hasil. SMAN 10 dinobatkan sebagai SMA dengan peringkat I kebersihan lingkungan di Jawa Timur pada tahun 2008. Dan sekolah yang berada di kawasan Sawojajar, Kota Malang, itu pun terpilih sebagai Duta Jatim untuk lomba UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) tingkat SMA secara nasional.

Apa kelebihan UKS SMAN 10?
Yang paling terlihat adalah keberadaan toilet, termasuk WC, di SMA itu yang jauh lebih banyak dari rata-rata jumlah toilet di sekolah-sekolah pada umumnya. Jumlah toilet di SMAN 10 Malang lebih 50 buah!
Bisa jadi, itu lebih banyak dari jumlah toilet yang ada di gedung-gedung perkantoran. Tak hanya bersih, toilet-toilet yang dimiliki SMAN 10 tampak rapi mirip toilet-toilet di bandar udara (bandara) atau hotel berbintang.

“Saat saya masuk ke sini tiga tahun lalu, saya sempat shock karena kondisi sekolah ini tak seperti di tempat saya bertugas sebelumnya,” ungkap Niken yang mantan guru SMAN 3 Malang itu.
Jika dibandingkan dengan fasilitas yang ada di SMAN 3 Malang yang dikenal sebagai salah-satu sekolah favorit, fasilitas di SMAN 10 Malang kala itu memang bukan tandingannya.

Saat Niken masuk, gedung SMAN 10 terkesan lusuh dan tua karena jarang dicat. Fasilitas penunjang di sekolah juga apa adanya. Akibatnya, bahkan warga sekitar SMAN 10 lebih memilih mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah-sekolah di pusat kota Malang daripada ke SMAN 10.

Namun berkat kecerdikan Niken yang berangkat mengembangkan keunggulan sekolah lewat kebersihan, SMAN 10 kini makin dikenal. SMAN 10 yang dulu dianggap sekolah pinggiran, kini mulai menjadi incaran. “Kiatnya hanya sederhana, yakni melakukan perubahan mulai dari tempat terkotor dan terabaikan dulu. Dengan begitu perubahan yang lain akan mengikuti,” beber Niken ketika ditanya Surya tentang kiatnya mengembangkan SMA yang dipimpinnya itu, Selasa (22/4).

Namun upaya menciptakan toilet yang lebih bersih dan tidak berbau pesing seperti toilet di sekolah-sekolah pada umumnya, ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan. Niken pun harus merelakan diri menjadi petugas cleaning service dadakan untuk memberi contoh siswanya agar memelihara kebersihan toilet.

“Waktu itu toiletnya masih sangat sederhana sekali dan hanya ada beberapa. Itupun kalau siang bau pesingnya sampai ke kelas,” kenang Niken, yang memulai karier sebagai Kepala SMAN 10 Malang pada Mei 2005.

Selama setahun Niken berupaya mengubah perilaku siswa dan guru untuk hidup bersih. Lambat-laun, kampanyenya mendapat dukungan. Di tahun kedua, dukungan lebih besar lagi dia dapatkan. Pihak pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan (Disdik) Malang tergerak untuk mengucurkan dana bagi pembuatan toilet yang lebih layak.

Hasilnya sekarang para tamu banyak yang bingung di mana letak toilet siswa, terutama toilet pria, karena dari luar toilet itu terkesan seperti showroom kecil yang unik.

“Kalau dulu anak-anak tak peduli dengan bau pesing. Sekarang toilet becek sedikit, mereka langsung protes dan membersihkan sendiri. Meski sambil agak menggerutu bak orang cerewet, seperti saya,” ujar Niken yang mengaku kecerewetannya justru membantu siswa untuk tetap menjaga kebersihan WC.

Dari sekitar 600-an murid di SMAN 10, praktis masing-masing toilet yang ada kini melayani sekitar 15 orang. Toilet-toilet itu tersebar di taman, ruang guru, ruang Niken sendiri, ruang satpam serta di area hijau (green house).

Untuk menjaga toilet agar selalu bersih, SMAN 10 Malang tak perlu menyewa tenaga kebersihan (cleaning service). Niken membentuk tim pembantu pelaksana yang mengawasi dan mengajari para siswa agar tetap menjaga kebersihan. Dengan begitu, seluruh siswa bertanggungjawab atas kebersihan toilet.

“Alhamdulillah upaya kami membuahkan hasil. Kami ditunjuk sebagai wakil Kota Malang untuk lomba Adiwiyata dan UKS tingkat provinsi, dan kemudian sekarang terpilih jadi Duta Jatim untuk UKS tingkat SMA,” ucap Niken dengan bangga.st11 



Post Date : 23 April 2008