TPA Ngronggo Tak Dilengkapi IPAL

Sumber:Koran Sindo - 06 Maret 2007
Kategori:Sampah Luar Jakarta
SALATIGA (SINDO) Sampai saat ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Ngronggo, Kel Randuiacir, Kec Argomulyo, Salatiga belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Kehadiran IPAL digunakan untuk mengolah limbah cair di lokasi TPA supaya steril sebelum dibuang ke sungai. Sehingga sampah tidak mencemari lingkungan di sekitarnya. Kepala Dinas Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Salatiga Ady Suprato melalui Kabid kebersihan Tedjo Supriyanto mengatakan, sarana yang dibutuhkan TPA Ngronggo bukan hanya IPAL.TPA yang dibangun pada 1990 ini juga membutuhkan drainase dan jalan permanen di lokasi.

Kami sudah mengajukan dana untuk membangun tiga sarana penting ini pada RAPBD 2007 kemarin. Namun belum disetujui, kata Tedjo di TPA Ngronggo,kemarin. Untuk pembangunan IPAL, drainase,dan jalan itu membutuhkan dana sekitar Rp1,3 miliar. Dengan rincian,Rp1 miliar untuk membangun IPAL dan jalan. Sedangkan, Rp300 juta untuk pembuatan drainase.

Pihaknya bakal mengajukan lagi pada APBD 2008 mendatang. Meskipun belum ada IPAL, pengolahan sampah di tempat tersebut terbantu dengan adanya puluhan pemulung yang memilah-milah sampah untuk yang kemudian dijual. Di TPA Ngronggo juga terdapat lima ekor sapi pemakan sampah. Sisa sampah setelah diambil pemulung dan dimakan sapi, kami kubur di tanah TPA menggunakan dua alat berat,terang dia.

Sarana yang sudah ada di TPA antara lain dua alat berat jenis boldozer dan beghu, sumur artetis dan kantor, gudang dan bangunan IPLT (Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja). IPLT bantuan dari APBD Jateng dibangun tahun 2006 lalu, dalam waktu dekat akan dioperasionalkan. Sekretaris Komisi III DPRD Sri Yuliani menegaskan, keberadaan IPAL di sebuah TPA sangat dibutuhkan.Apalagi, hal ini sudah diatur dalam undangundang, yakni PP 16/2005 tentang air bersih.

Kami menyarankan, anggaran dana untuk tambahan uang makan PNS yang direvisi gubernur dan batal dicairkan, lebih baik dialihkan untuk pembangunan sarana penunjang di TPA Ngronggo. Sehingga, penggunaannya tetap bermanfaat bagi masyarakat, jelas Yuliani. (sundoyo)



Post Date : 06 Maret 2007