Petunjuk

Halaman : 26
Menampilkan 501 - 520 dari 622 data

Tata Cara Perencanaan Plambing

Tata cara perencanaan ini mencakup:
1.Penaksiran kebutuhan air minum untuk merencanakan sistem penyediaan air minum,
2.Perencanaan jaringan pipa air minum, jaringan pipa pembuangan, ven, dan air hujan
3.Pemilihan alat plambing, yaitu penetapan jumlah alat plambing yang diperlukan pada setiap lantai atau kelompok ruang
4.Pemilihan peralatan bantu, meliputi penentuan jenis dan kapasitas
5.Tata cara ini berlaku untuk perencanaan sistem plambingpada bangunan baru termasuk penyambungan pipa persil.

Daftar isi:

1 Ruang lingkup
2 Acuan Normatif
3 Istilah dan definisi
4 Prosedur perencanaan
5 Perencanaan sistem penyediaan air minum
6 Perencanaan Sistem air buangan

Tata Cara Pemilahan Dan Pemasangan Ven Pada Sistem Plambing

Tata cara ini mencakup persyaratan umum, persyaratan teknik, cara pemeliharaan berupa tindakan pemeriksaan dan pembersihan pada sistem plambing air minum, air limbah, air hujan dan perlengkapannya.

Daftar isi:

1Ruang lingkup
2Acuan Normatif
3Istilah dan definisi
4Persyaratan umum
5Persyaratan teknis
6Pemeliharaan sistem plambing
Lampiran
Daftar pustaka

Tata Cara Pemeliharaan Sistem Plambing


Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Promosi Higiene Sanitasi Dalam Proyek WSLIC-2: Pedoman memfasilitasi Masyarakat dalam Program Promosi Higiene Sanitasi

Tujuan dari pedoman memfasilitasi masyarakat dalam program promosi Higiene Sanitasi ini adalah meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan pembangunan tinja yang aman bagi orang dewasa, pembuangan tinja yang aman bagi bayi dan anak-anak, serta cuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan tinja.

Water Wells & Septic Systems Handbook

Pengarang : R. Dodge Woodson
Ditulis dalam bahasa yang dapat dimengerti setiap orang, edisi yang mudah digunakan dari buku ini memberikan kebutuhan teknik dan pengaturan dalam perencanaan, pembangunan, perbaikan, dan perawatan sumur dan sistem septik sendiri.

Didukung dengan sejumlah grafik, tabel, dan ilustrasi yang informatif, buku ini menyajikan:
-Metode pembangunan, perawatan, dan perbaikan yang ada
-Peraturan internasional yang baru tentang saluran air buangan pribadi
-Standard terbaru dari American Water Works Association
-Pemecahan masalah seputar sumur dan sistem septik
-Metoda dan teknik penataan ruang

Sehingga, tidak masalah apakah anda seorang ahli perpipaan, pengeboran, atau karyawan perusahaan, Water Wells and Septic System Handbook merupakan satu sumber yang anda butuhkan untuk memasuki dunia profesional bekerja dengan sumur dan sistem septik.

Improving Health Through Behavior Change A Process Guide on Hygiene Promotion

Pengarang : Michael Favin, Gail Naimoli, & Lisa Sherburne

Panduan Pelatihan - Pengacara Publik Berperspektif Lingkungan

Pengarang : Andik Hardiyanto & Team
Panduan ini lahir dilatari dengan keprihatinan yang terjadi di lapangan akibat konflik yang berbasis sumber daya alam yang terus bermunculan tanpa kejelasan penyelesaian secara adil dan bermartabat. Hampir setiap tahun muncul laporan resmi mengenai laju kerusakan hutan, laut, lahan, udara, sungai, dan sebagainya. Namun kepedulian akan pelestarian lingkungan tidak pernah meningkat baik dari pemerintah maupun para kompradornya (pengusaha, peneliti, kelompok LSM, maupun masyarakat) yang turut menikmati tanpa mau peduli akan nasib lingkungan itu sendiri. Dalam semua sengketa sumber daya tersebut (natural resources conflict) sangat minim argumen hukum berperspektif lingkungan muncul, apalgi para pengacara yang fasih dan terampil di bidang kemasyarakatan dan lingkungan.Intinya, panduan ini bertujuan menghasilkan pengacara publik berperspektif lingkungan.

ABC Workbook for Training Facilitators (Panduan Praktis Pelatihan Fasilitator)

Pengarang : Team PKPM

Buku ini adalah ringkasan dari rangkaian Training in-country yang merupakan proyek PKPM (Pengembangan Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat) dengan ketua fasilitatornya adalah Mr. Wada Nobuaki yang ditugaskan di dalam proyek JICA sebagai tenaga ahli jangka pendek.

Daftar Isi:

Preface

About this book

Contents

Chapter I. Partnership Building

Chapter II. Community Based Issue Analysis

Chapter III. Action Plan

Chapter IV. Implementation & Monitoring

Chapter V. Evaluation and Feddback


Petunjuk Pelaksanaan Survai Kepuasan Pelanggan

Tugas pokok dari setiap PDAM dalam pelaksanaan misinya adalah memberikan pelayanan air minum terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat. Dalam meningkatkan pelayanan kepada para pelanggannya perlu dilakukan Survai Kepuasan Pelanggan untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka.

Usaha diatas sejalan dengan antisipasi atas pemberlakuan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dimana untuk masa-masa mendatang para pelanggan akan semakin sadar akan hak-haknya dan semakin kritis dalam menerima kualitas pelayanan.

Survai Kepuasan Pelanggan PDAM telah disusun sebagai hasil kerjasama dengan instansi terkait di tingkat Pusat, Persatuan Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) dan pihak USAID (Amerika Serikat) yang berfungsi sebagai salah satu acuan untuk melayani pelanggan.


Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 16: Pembuatan Tangki Septik

Petunjuk praktis pembangunan tangki septik ini sebagai acuan dan pegangan bagi pelaksana dan masyarakat dalam merencanakan struktur bangunan tangki septik. Serta memberikan ukuran batasan perencanaan untuk menentukan kebutuhan minimum fasilitas tangki septik di kawasan permukiman.

Petunjuk praktis pembangunan septik ini meliputi pengertian, persyaratan teknis tangki septik yang berlaku bagi pembuangan air limbah rumah tangga untuk daerah air tanah rendah dan pemakai tidak lebih dari 25 orang.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 15: Pembuatan Cubluk

Pengertian cubluk adalah tempat penampungan kotoran tinja yang digunakan untuk kondisi daerah yang tinggi muka air tanahnya dalam, daya resap tanahnya tinggi.

Pedoman teknis ini dimaksudkan sebagai acuan dan pegangan dalam merencanakan struktur bangunan cubluk, dalam menunjang pelindungan kesehatan masyarakat, serta memberikan ukuran dan batasan dalam rangka memudahkan perencanaan bangunan cubluk guna menyukseskan program penyehatan lingkungan permukiman.

Tata cara ini meliputi pengertian, persyaratan yang harus dipenuhi dan ketentuan membuat bagian cubluk yang meliputi tutup, galian, dinding, saluran penghubung dan bak kontrol cubluk.


Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 19: Pembuatan Sarana Pembuangan Air Limbah

Pengertian yang dimaksud dengan sarana pembuangan air limbah adalah bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan air buangan dari kamar mandi, tempat cucian, dapur dan lain-lain, sehingga air limbah tersebut dapat tersimpan atau meresap ke dalam tanah dan tidak menjadi penyebab penyebaran penyakit serta tidak mengotori lingkungan permukiman.

Maksud dari pedoman teknis ini adalah untuk dijadikan pegangan bagi perencanaan dan penyelengaraan pembangunan sarana pembuangan air limbah untuk perlindungan kesehatan masyarakat, serta bertujuan memberikan persyaratan teknis sarana pembuangan air limbah sebagai sarana pengumpulan air buangan agar tidak mengotori lingkungan permukiman.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 14: Jamban Sekolah

Pedoman teknis ini bertujuan untuk dijadikan pegangan bagi penyelenggara pembangunan jamban sekolah dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana sanitasi perdesaan, dengan tujuan untuk memberikan persyaratan teknis jamban sekolah yang memenuhi unsur kelayakan dan kesehatan.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 18: Bangunan Atas Jamban

Yang dimaksud bangunan atas adalah bangunan yang berfungsi untuk melindungi pemakai dan peralatan jamban dari gangguan cuaca dan pandangan orang lain. Pedoman teknis bangunan atas jamban dimaksudkan sebagai pegangan bagi penyelenggara pembangunan jamban.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 25: Geolistrik

Electrical Resistivity method adalah salah satu metoda yang digunakan dalam pekerjaan geophysical untuk eksplorasi air tanah. Dalam metode ini dilakukan pengukuran pengaruh listrik (electrical field) dengan menginjeksikan aliran listrik ataupun gelombang radio.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 8: Sumur Dalam

Sumur dalam termasuk ke dalam tipe IV, yaitu sarana yang sumbernya berasal dari air bawah tanah dan hasilnya bisa dimanfaatkan tidak hanya oleh satu atau dua rumah tangga namun bisa juga dimanfaatkan secara komunal.

Dalam manual ini akan dipaparkan pengetahuan dan ketrampilan yang berhubungan dengan pembuatan sumur dalam, seperti bagaimana cara untuk melakukan pengeboran dan apa saja macam caranya.

Pedoman ini bertujuan; personel yang terlibat tahu persyaratan pembuatan sumur dalam; tatacara pengeboran; metode teknologi pengeboran; mampu melakukan pengeboran dengan berbagai metode; membuat konstruksi sumur dalam; mampu melakukan instalasi sumur dalam dan tercapainya proses peningkatan kapasitas.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 9: Konstruksi Bangunan Air Minum

Buku pedoman ini mempuyai tujuan agar para pelaksana mengetahui konstruksi bangunan penyediaan air minum, serta mampu membangun konstruksi sistem perpipaan terutama untuk sarana air minum dan tersedianya sarana air minum perdesaan.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 11: Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS)

Pedoman teknis ini membantu para pelaksana mengetahui instalasi pembangunan pengolahan air sederhana, serta mampu membangun instalasi untuk sarana air minum dan tersedianya sarana air minum perdesaan yang sederhana.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 5: Spesifikasi Sumur Gali

Maksud dari buku pedoman ini adalah untuk dijadikan pegangan bagi penyelenggara pembangunan sumur gali dalam rangka memenuhi kebutuhan air baku untuk air bersih rumah tangga.
Tujuan spesifikasi dari pedoman ini untuk memberikan persyaratan teknis sumur gali sebagai sumber air baku untuk air yang terlindung dari pencemaran.

Spesifikasi ini mencakup pengertian dan ketentuan-ketentuan mengenai bentuk, ukuran, persyaratan kualitas, tipe konstruksi dan kekuatan, penempatan sumur gali.

Pedoman Teknis Pembangunan Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Proyek WSLIC-2 Buku 7: Pembuatan Sumur Dangkal

Sumur merupakan sarana untuk memanfaatkan air di bawah permukaan tanah , sumber air tanah ini berasal dari air permukaan misalnya air hujan, air sungai dan lain sebagainya yang meresap kedalam tanah.
Lapisan tanah yang mengandung air disebut lapisan aquiter, untuk mendapatkan debit air yang stabil pembuatan sumur harus mencapai lapisan ini.Jika lapisan aquiter ini terletak dekat permukaan tanah pada lokasi rencana pembuatan sumur, maka sumur yang dibuat akan dangkal. Sebaliknya apabila letak aquiter jauh/dalam dari permukaan tanah, pada lokasi rencana pembuatan sumur, maka sumur yang dibuat akan menjadi dalam.